Bengkulu, Krsumsel.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu menerima alokasi sebanyak 2.000 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) guna mengantisipasi penyebaran penyakit ternak seperti sapi, kambing, kerbau dan lainnya.
“Vaksinasi PMK sudah kita terima beberapa waktu lalu kurang lebih 2.000 dosis yang akan kita siapkan sebagai buffer stock,”kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kabupaten Bengkulu Tengah Helmi Yuliandri di Bengkulu, Selasa (3/3).
Sebanyak 2.000 dosis vaksin PMK tersebut lanjutnya, akan didistribusikan usai pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah guna memastikan hewan ternak yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah tetap sehat dan terlindungi dari penyebaran PMK.
Pihaknya juga akan kembali mengusulkan penambahan sebanyak 2500-3.000 3 ribu dosis untuk vaksin jenis rabies guna memperkuat pencegahan dan menekan resiko penularan virus rabies.
Baca juga: Polres Bengkalis Riau Pecat Seorang Polisi Terlibat Narkoba
Upaya vaksinasi terhadap hewan yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah tersebut dilakukan, kata dia, karena merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menjaga kesehatan hewan, melindungi peternak, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Sebelumnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu tahun ini menerima 19.500 dosis vaksin PMK dari pemerintah pusat sebanyak 19.500 dosis yang akan disalurkan ke seluruh daerah di wilayah tersebut.
Jumlah itu naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya tahun 2025 sebanyak 15.450 dosis vaksin PMK.
Sebanyak 19.500 dosis tersebut akan disalurkan ke seluruh kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu sesuai dengan kebutuhan serta populasi ternak di masing-masing wilayah.
Namun Pemprov Bengkulu memprioritaskan daerah yang jumlah ternaknya tinggi dan sebelumnya pernah atau rawan terjadinya kasus PMK, seperti Kabupaten Seluma, Kabupaten Mukomuko dan Kabupaten Bengkulu Tengah.(net)














