Banda Aceh, KRsumsel.com – Satreskrim Polresta Banda Aceh menyelidiki kasus terbakarnya sejumlah fasilitas di Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh akibat bentrokan antar mahasiswa setempat dini hari tadi.
“Saat ini kami sedang melakukan olah TKP guna mengetahui sumber awal api yang membakar gedung Fakultas Pertanian, sepeda motor serta Pos Satpam USK,”kata Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh Kompol Miftahuda Dizha Fezuono di Banda Aceh, Jumat (22/5).
Selain itu, pihaknya juga terus melakukan penyelidikan siapa aktor atau pelaku kericuhan hingga terbakarnya fasilitas di perguruan tinggi tersebut.
“Kasus ini tetap kita tindak lanjut guna mengungkap aktor pelaku yang mengakibatkan rusaknya fasilitas pendidikan,”ujar Kompol Dhiza.
Baca juga: Kebakaran Melanda Gedung Kampus Binus di Kemanggisan Jakbar
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Banda Aceh Iptu Eddy Musfikar menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sebelum terbakarnya sejumlah fasilitas tersebut sempat terjadi keributan antara mahasiswa Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik dan mencapai puncaknya pada Kamis (21/5) dini hari.
“Dua kelompok mahasiswa yang diduga dari Fakultas Pertanian dan Teknik dalam dua hari lalu terjadi keributan. Kemudian keributan berlanjut beberapa jam sebelum terbakarnya area tersebut,”ujarnya.
Kemudian, diketahui sedikitnya tiga mahasiswa Fakultas Teknik yang turut mengalami luka-luka sehingga harus mendapatkan penanganan medis.
Lalu lanjut Eddy, mengetahui ada yang luka, sejumlah mahasiswa Fakultas Teknik lainnya melakukan pembalasan ke Fakultas Pertanian dengan melempar batu dan juga membawa bom molotov hingga mengakibatkan kerusakan di Fakultas Pertanian serta laboratoriumnya.
“Keributan tersebut, berujung pada pengrusakan dengan cara melempar fasilitas kampus seperti kaca gedung serta berbagai ruangan lainnya. Tiga unit sepeda motor dan satu unit mobil turut terbakar,”demikian Iptu Eddy mengatakan.(net)















