Simpang Empat, KRsumsel.com – Tim gabungan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pasaman Sumatera Barat menemukan dan mengevakuasi Darwin (61) seorang lanjut usia (Lansia) warga yang diterkam buaya dalam keadaan meninggal dunia di Sungai Batang Paparian Kecamatan Parik Koto Balingka, Rabu (20/5).
“Korban ditemukan 20 meter dari lokasi awal hilangnya korban,”kata Koordinator Pos SAR Pasaman (OSC) Novi Yurandi di Simpang Empat, Rabu (20/5).
Baca juga: Lima Perlintasan Liar Kereta Api di Sumsel Ditutup Demi Keselamatan
Dia mengatakan, peristiwa diterkamnya korban oleh buaya terjadi pada Selasa (19/5) sekitar pukul 15.00 WIB saat mencari lokan bersama temannya di Sungai Batang Paparian.
Saat mencari lokan, tiba-tiba korban diterkam buaya, sedangkan temannya selamat dan melaporkan kejadian itu kepada masyarakat.
Baca juga: Gubernur Larang Robohkan Bangunan Cagar Budaya SMKN 1 Pangkalpinang
“Kami juga melakukan pencarian hingga pukul 19.30 WIB, karena cuaca tidak mengizinkan maka pencarian dilanjutkan pada Rabu (20/5),”katanya.
Setelah melakukan pencarian selama setengah jam kata dia, sekitar pukul 08.00 WIB korban ditemukan sekitar 20 meter dari lokasi awal dalam keadaan meninggal dunia.
“Saat ini korban telah kita evaluasi ke rumah duka dan segera dikebumikan,”katanya. Menurut dia, pencarian dan evakuasi korban dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI AL, Polri, dan masyarakat.
“Dalam pencarian itu kita menurunkan sejumlah peralatan di antaranya drone, ambulans, motor trail, perlengkapan SAR air, dan lainnya,”ujar dia.
Dia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan jika beraktivitas di tepi sungai karena sangat rawan diterkam buaya.(net)
















