Pemkab Bangka Tengah Usulkan Revitalisasi 37 Sekolah

oleh

Krsumsel.com, Koba – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengusulkan revitalisasi 37 satuan pendidikan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan dan pemerataan pembangunan di daerah.

“Revitalisasi lembaga pendidikan menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan di daerah,”kata Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Koba, Senin (6/7).

Ia menjelaskan, usulan revitalisasi tersebut terdiri atas 24 sekolah dasar (SD) dan 13 pendidikan anak usia dini (PAUD).

Pemerintah daerah juga berpeluang memperoleh bantuan revitalisasi untuk jenjang sekolah menengah pertama (SMP) melalui anggaran perubahan tahun ini.

“Kita sempat berkomunikasi langsung dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah saat beliau berkunjung ke daerah ini, bahwa akan ada bantuan revitalisasi untuk tingkat SMP,”ujarnya.

Baca juga: 25 Orang Meninggal Akibat Gelombang Panas di AS

Menurut Algafry, dukungan pemerintah pusat melalui Kemendikdasmen sangat penting karena kemampuan anggaran daerah masih terbatas untuk menjalankan program revitalisasi sarana pendidikan.

“Saya sangat mengapresiasi sekali bahwa menteri menanggapi secara positif usulan kita karena memang program tersebut diprioritaskan untuk daerah-daerah 3T,”katanya.

Selain program revitalisasi sekolah, Algafry juga menyampaikan perkembangan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Desa Namang.

Menurut dia, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas 30 hektare untuk pembangunan SNT dan mendapat dukungan penuh dari Kemendikdasmen.

“SNT sepertinya kita memiliki titik terang, selain lahan sudah disiapkan seluas 30 hektare di Desa Namang, juga mendapat dukungan penuh dari Kemendikdasmen RI,”ujarnya.

Ia mengatakan, Bangka Tengah menjadi salah satu daerah prioritas dalam program pembangunan SNT yang berada langsung di bawah Kemendikdasmen.

“Saat ini terus berproses, mulai dari pembersihan lahan hingga proses hibah lahan dari daerah ke Kemendikdasmen,”kata Algafry.(net)