Sementara itu, salah seorang warga Lumpatan Nurmala (49) menyatakan dirinya rela mengantri sejak pagi, demi memperoleh minyak goreng kemasan dengan harga terjangkau tersebut. Ia mengetahui informasi tentang operasi pasar tersebut dari media sosial sehari sebelum pelaksanaan.
“Alhamdulillah adanya operasi pasar minyak goreng murah ini sangat menguntungkan bagi warga karena saya kalau beli di warung dekat kampung, atau minimarket sering kehabisan, dan jika ada pun harganya lebih mahal, sekitar Rp19-20 ribu per liter. Saya beli untuk kebutuhan sehari-hari saja,” ujarnya.(AS)













