Pemkab Bengkulu Utara Jaga & Kembangkan Bahasa Enggano Agar Tidak Punah

oleh

Krsumsel.com, Bengkulu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara menegaskan komitmennya untuk mengembangkan, sekaligus menjaga kekayaan budaya daerah yaitu Bahasa Enggano agar tidak punah.

Komitmen ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bengkulu Utara Fitriyansyah di Argamakmur, Jumat (18/9), sebagai bentuk dukungan pembentukan tim Pengawasan Penggunaan Bahasa Indonesia di daerah ini.

“Kami melaksanakan kerja sama terkait dengan pengawasan dan pembinaan bahasa, tentu selain pembinaan Bahasa Indonesia, kami akan mengembangkan dan menjaga kekayaan yang ada di daerah kami yaitu Bahasa Enggano,”katanya.

Baca juga: Pemerintah RI Tarik Utang Rp506 Triliun per Agustus 2026

Dia menjelaskan, saat ini penutur terkait penggunaan Bahasa Enggano semakin sedikit. Untuk itu dia berharap, nanti akan ada semacam program yang bisa dilaksanakan bersama dengan Balai Bahasa agar Bahasa Enggano yang merupakan salah satu kekayaan endemik di Kabupaten Bengkulu Utara ini bisa tetap terjaga.

“Langkah kerja sama kami ini bagaimana kami mensosialisasikan, bagaimana kami mengembangkan agar nanti kekayaan ini tidak punah,”kata dia.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Bengkulu Andriana Yohan sebelumnya mendorong dibuatnya regulasi penerapan kurikulum Bahasa Enggano pada semua jenjang sekolah di Kabupaten Bengkulu Utara, sebagai upaya melestarikan bahasa daerah yang terancam punah tersebut.

Balai Bahasa Provinsi Bengkulu sebelumnya sudah mengawalnya dengan melakukan pertemuan awal dengan bupati guna membicarakan tentang Bahasa Enggano yang terancam punah.(net)