Pemkab Solok Selatan dan Perusahaan Sawit Bangun Ruang Rawat Inap RSUD

oleh

Krsumsel.com, Padang Aro – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan Sumatera Barat bersama lima perusahaan kelapa sawit berkolaborasi membangun ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Batang Sangir.

“Nilai proposal yang kami ajukan sebesar Rp7,34 miliar dan sudah mendapatkan komitmen dari lima perusahaan sawit untuk melakukan pembangunan dalam bentuk dana hibah kepada pemerintah kabupaten,”kata Bupati Solok Selatan Khairunas di Padang Aro, Rabu (4/11).

Ia menyebut, Pemerintah Kabupaten telah mencapai kesepakatan dengan kelima perusahaan kelapa sawit tersebut. Rencananya dalam waktu 10 hari ke depan akan dilakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara kedua belah pihak.

Ia mengatakan, anggaran yang akan diberikan oleh perusahaan berupa dana hibah yang akan disetorkan pada kas daerah dan menjadi bagian dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Solok Selatan tahun anggaran 2027.

Baca juga: Polresta Bengkulu Ajak Pelajar Waspadai Judi dan Penipuan Digital

“Pembangunannya juga akan dilakukan pada tahun depan,”ujarnya. Ia menyatakan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk pembangunan daerah dengan melibatkan pihak ketiga.

Ia menyebut rencana pembangunan yang akan dilakukan berupa tujuh ruang rawat inap dengan empat tempat tidur dan satu ruang isolasi dengan dua tempat tidur. Setelah pembangunan ini selesai, RSUD Batang Sangir akan mendapatkan delapan ruang rawat baru dengan 30 tempat tidur.

Ia mengungkapkan perusahaan perkebunan kelapa sawit ini telah beroperasi lama di Solok Selatan dan lokasinya juga berdekatan dengan RSUD Batang Sangir.

Kelima perusahaan tersebut yakni PT Kencana Sawit Indonesia (KSI) bagian dari Wilmar Group, PT Tidar Kerinci Agung (TKA) bagian dari Asian Agri, PTPN IV Regional IV, serta PT Bina Pratama Sakatojaya (BPSJ) dan PT Sumatera Jaya Agro Lestari (SJAL) yang merupakan bagian dari Incasi Raya Group.(net)