SAR Gabungan Temukan Jasad Korban Tabrakan Kapal di Perairan Bintan

oleh

Krsumsel.com, Tanjungpinang – Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang korban tubrukan KM Kawal Jaya 9 dengan kapal kargo Singapura, Dinar (51), di perairan utara Berakit Kabupaten Bintan Kepulauan Riau (Kepri) dalam kondisi meninggal.

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Fazzli mengatakan, jasad korban ditemukan pada Kamis, pukul 08:35 WIB di sekitar perairan Pulau Nikoi Desa Teluk Bakau Bintan.

“Usai dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa menuju Puskesmas Kawal guna proses lebih lanjut,”kata dia di Tanjungpinang, Kamis (5/11) siang.

Ia mewakili seluruh tim menyampaikan dukacita kepada pihak keluarga dan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat.

Baca juga;KPK Panggil Direktur Agung Sedayu Group Sebagai Saksi Kasus Haniv

Penemuan korban pada operasi hari ketujuh ini berkat hasil kerja keras dan sinergitas seluruh unsur SAR gabungan, baik TNI-Polri, instansi maritim, maupun masyarakat nelayan yang tak kenal lelah melakukan penyisiran.

“Sesuai dengan hasil debriefing, operasi SAR kecelakaan KM Kawal Jaya 9 dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih,”ucapnya.

Korban Dinar dilaporkan hilang setelah melompat ke laut saat KM Kawal Jaya 9 yang berpenumpang 14 orang (POB) mengalami tubrukan dengan kapal kargo Singapura di perairan utara Bintan pada Jumat (30/10) dini hari.

Sebanyak 13 kru lainnya telah dipastikan selamat dan ditarik ke Pelabuhan Kawal pada hari kejadian. Dinar warga Teluk Bakau Gunung Kijang Bintan yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) kapal penangkap ikan KM Kawal Jaya 9.(net)