Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muba H Ali Badri ST MT menyampaikan, ketersediaan pangan yang cukup belum tentu dapat menjamin terhindarkan masyarakat dari masalah pangan dan gizi. Adapun maksud serta tujuan digelarnya lomba cipta menu pangan lokal ini merupakan salah satu upaya dalam rangka menggali potensi, mengembangkan kreatifitas dalam menciptakan menu pangan lokal, mengangkat citra dan bermartabat pangan lokal, memasyarakatkan pangan lokal di daerah kita yang sesuai potensi sumber daya yang ada di wilayah. Ini juga dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang bertujuan mengurangi angka kemiskinan dan stunting.
“Dalam perlombaan ini, diikuti oleh 15 kecamatan yang ada di Muba dan juga ada Kelompok Tani Wanita (KWT) yang hadir menunjukkan hasil tani nya masing-masing. Kemudian akan di nilai oleh lima orang juri diantaranya, Dra Herliyani, Yulianti SAP MKes, Meria Adinda SPd, Yesi Mayasari SGZ, dari TP PKK Kabupaten, ahli gizi, ahli nutrisi dan Imran Alkhudrie, dari media massa. Semoga dalam pelaksanaannya acara ini dapat berjalan dengan baik dan dapat terus berlanjut hingga di tahun-tahun berikutnya,”tandasnya.
Sementara, Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Muba Susy Imelda Beni Hernedi menyampaikan, saat ini ada banyak produk-produk yang siap saji yang kini semakin mudah diperoleh. Namun, jika produk siap saji seperti ini sering dikonsumsi secara berlebihan tidak akan baik bagi kesehatan tubuh.
“Adapun beberapa cara untuk menyiasati agar tidak terlalu sering mengkonsumsi makanan cepat saji ialah dengan, dilakukan pengembangan sumber daya pangan lokal. Mari kita kreasikan apa yang menjadi pangan lokal yang ada di Muba. Memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan yang bergizi B2SA 4 sehat dan 5 sempurna. Semoga melalui kegiatan ini dapat menimbulkan banyak inovasi,” pungkasnya.(AS)













