Dua Haji Asal Bengkulu Masih Dirawat di Arab Saudi

oleh

Padang, KRsumsel.com – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Barat (Sumbar) menyebut, hingga Selasa (9/6), 1.352 haji berasal dari Bengkulu telah tiba di Tanah Air. Sedangkan dua lainnya masih dirawat di Arab Saudi karena kondisi kesehatan.

“Kedatangan Kelompok Terbang 5 Debarkasi Padang menjadi penanda berakhirnya proses pemulangan seluruh jamaah haji asal Provinsi Bengkulu untuk musim haji 1447 Hijriah,”kata Kepala Kanwil Kemenhaj Sumbar M Rifki di Kota Padang, Selasa (9/6).

Ia mengatakan dua haji berasal dari Provinsi Bengkulu tersebut terpaksa menunda kepulangan ke Indonesia karena pertimbangan kondisi kesehatan yang bersangkutan.

Keduanya akan diterbangkan ke Tanah Air apabila kondisi kesehatan sudah membaik dan dinyatakan laik terbang oleh tim medis. Sebanyak dua warga Bengkulu yang kini dirawat di Arab Saudi tercatat atas nama Kasmid Kasan (81) dan Umi Kasnini Rasyid (61).

Kemenhaj Sumbar menyambut kedatangan kloter 5 yang merupakan gabungan jamaah haji berasal dari Bengkulu dan Kabupaten Padang Pariaman di Bandara Internasional Minangkabau pada Senin (8/6), pukul 23.39 WIB.

Baca juga: Polisi Syariat Banda Aceh Proses Sembilan Pasangan Pelanggar Jinayat

Pada kloter 5 tercatat 392 orang tiba dengan selamat. Rinciannya 226 orang berasal dari Kabupaten Padang Pariaman dan 166 haji berasal dari Provinsi Bengkulu. Jumlah itu berkurang satu orang dibandingkan saat keberangkatan dari Tanah Air.

“Satu orang dari kloter 5 mutasi keluar karena sakit sehingga kepulangannya ditunda untuk menjalani perawatan di Arab Saudi,”ujarnya.

Kepala Kanwil Kemenhaj Bengkulu Intihan menyambut baik pelayanan petugas haji di daerah dengan sebutan “Ranah Minang” itu.

Sinergisitas antara pemerintah daerah, Kemenhaj, serta seluruh unsur pelayanan haji menjadi faktor penting bagi kelancaran pemberangkatan hingga pemulangan jamaah.

“Alhamdulillah seluruh proses berjalan dengan baik dan jamaah dapat kembali ke tanah air dengan lancar dan selamat,”ujar dia.

Ia mengingatkan jamaah haji untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan setelah kembali ke kampung halaman. Apabila ada permasalahan kesehatan, ia mengimbau jamaah segera memeriksakan kesehatan.(net)