Krsumsel.com, Pekanbaru – Tim Satuan Tugas (Satgas) Udara Provinsi Riau kembali mengerahkan helikopter “water bombing” untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan pada dua desa di Kecamatan Kuala Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).
Komandan Satgas Udara yang juga Komandan Lapangan TNI angkatan Udara Roesmin Nurjadin Pekanbaru Marsma TNI Abdul Haris mengatakan, hujan sebelumnya memang sempat turun di dua kawasan Karhutla ini. Akan tetapi belum bisa sepenuhnya menjinakkan kobaran api.
“Memang hujan telah turun di sejumlah wilayah, upaya penanggulangan Karhutla tidak boleh dilakukan secara parsial. Justru ini momentum untuk terus mempercepat penanganan Karhutla,”katanya di Pekanbaru, Rabu (23/9).
Baca juga: 1,46 Juta Batang Rokok Ilegal di Aceh Dimusnahkan
Dia menyampaikan, pemadaman menggunakan helikopter tersebut berlangsung di Desa Pulau Jumat dan Tanjung Sari. Karena dilaporkan masih terdapat Karhutla, helikopter langsung dikerahkan untuk mendukung tim gabungan pemadaman dari darat yang telah berjibaku menjinakkan api.
Operasi dilaksanakan secara berulang dan terkoordinasi dengan mengacu pada hasil pemantauan udara serta perkembangan kondisi di lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan titik-titik api yang masih muncul dapat segera ditangani dan tidak meluas ke area lainnya.
“Operasi water bombing menyasar ke titik-titik api yang sulit dijangkau tim darat. Pengeboman air dari udara itu dapat meminimalisir pergerakan api yang terus merembet ke kawasan yang belum terbakar,”paparnya.
Pada kesempatan ini, Danlanud juga menyatakan hingga saat ini patroli udara juga masih terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Kegiatan ini untuk memantau dan mengantisipasi munculnya kembali titik api di area yang sebelumnya dilaporkan telah padam.(net)















