KRSumsel.com, Jakarta – Merayakan perjalanan 31 tahun dedikasinya bagi Indonesia, Telkomsel kian mengukuhkan komitmennya dengan memperkuat pendekatan Customer First. Melalui visi ini, Telkomsel bertransformasi menghadirkan ekosistem layanan yang tidak hanya lebih mudah dan cepat, tetapi juga jauh lebih andal bagi seluruh pelanggan.
Langkah strategis ini mencakup penyederhanaan birokrasi layanan, peningkatan kapabilitas digital yang masif, hingga penguatan kualitas interaksi di seluruh kanal—mulai dari titik sentuh tradisional hingga platform digital masa depan. Bagi Telkomsel, Customer First bukan sekadar slogan, melainkan prinsip bahwa setiap keputusan bisnis harus lahir dari kebutuhan nyata pengguna.
Senior VP Customer Experience Management Telkomsel, Metra C. Utama, menegaskan bahwa pemahaman mendalam terhadap ekspektasi pelanggan adalah kunci.
“Kami terus memperkuat fondasi layanan agar benar-benar berpusat pada pelanggan. Setiap inovasi dan penyempurnaan yang kami lakukan dilandasi oleh evolusi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang di era digital ini,” ujarnya.
Baca juga: Pemkab Banyuasin Ikuti Asistensi Kemendagri Bahas Proyeksi Keuangan Daerah TA 2026
Sejalan dengan hal tersebut, Telkomsel juga mendorong peningkatan Customer Experience melalui pengembangan kanal digital yang lebih ringkas dan responsif, termasuk aplikasi MyTelkomsel dan asisten virtual Veronika, serta memastikan kualitas pendampingan yang andal melalui layanan tatap muka di titik layanan resmi. Upaya ini didukung oleh pemanfaatan teknologi terkini, termasuk Artificial Intelligence (AI) dan pengelolaan jaringan berbasis autonomous network, guna menghadirkan layanan yang lebih cepat dan nyaman bagi pelanggan.
DobrakFest: Akselerasi Budaya Kerja Berbasis Pelanggan Sebagai bagian dari penguatan implementasi Customer First, Telkomsel menghadirkan DobrakFest, sebuah forum internal yang berlangsung pada 7–8 Mei 2026 di Telkomsel Smart Office Jakarta. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya strategis perusahaan dalam mempercepat transformasi budaya kerja yang berfokus pada pelanggan.
DobrakFest dirancang sebagai wadah kolaborasi lintas fungsi, khususnya bagi insan operasional, untuk memperdalam pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan, mengolah insight menjadi langkah perbaikan nyata, serta mempercepat implementasi solusi di lapangan.
Melalui pendekatan ini, Telkomsel memastikan setiap inisiatif internal tidak berhenti sebagai aktivitas organisasi, tetapi menghasilkan dampak nyata yang dapat dirasakan langsung oleh pelanggan, mulai dari layanan yang lebih sederhana, waktu respons yang lebih cepat, hingga pengalaman yang lebih konsisten.
VP Corporate Innovation, Sustainability and Marketing Telkomsel, Mia Melinda, menambahkan, “DobrakFest menjadi inisiatif internal untuk memperkuat fokus perusahaan terhadap customer experience. Kami ingin mendorong karyawan untuk semakin memahami kebutuhan dan pain point pelanggan, sehingga dapat menghadirkan solusi yang lebih relevan dan tepat sasaran. Lewat platform inovasi internal kami, Polaris, karyawan juga didorong untuk menghadirkan ide dan inovasi yang mampu memberikan kemudahan serta pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan.”
Polaris sendiri merupakan platform inovasi internal Telkomsel yang mendorong karyawan dari berbagai fungsi dan level organisasi untuk mengeksplorasi ide, berkolaborasi dan menciptakan solusi yang berdampak. Beberapa inovasi yang lahir melalui Polaris di antaranya T-Survey, platform survei digital untuk membantu pengumpulan insight pelanggan secara lebih cepat dan efisien, serta SiteSense, solusi location intelligence berbasis data mobilitas dan analitik spasial yang membantu bisnis memahami potensi suatu area secara lebih akurat.
“Ke depan, Telkomsel akan terus mengedepankan pendekatan human-centric yang dipadukan dengan pemanfaatan teknologi untuk memastikan setiap layanan tidak hanya memenuhi kebutuhan pelanggan, tetapi juga menghadirkan pengalaman terbaik di setiap momen penting mereka.” pungkasnya. (edi)


















