Bengkulu, KRsumsel.com – Ketua Dewan Perwakilan Daerah Sultan B Najamudin memastikan perjuangan pembangunan jalan tol Bengkulu seksi 2 dan 3 yang saat ini baru dibangun 17 kilometer sebagai bagian program prioritas pemerintah pusat mendukung konektivitas dan ekonomi daerah.
“Kami berkomitmen, kita diminta bagaimana semua sumber daya manusia dari Sumbagsel termasuk Bengkulu untuk mendorong program-program prioritas, salah satunya tol,”kata Ketua DPD RI Sultan B Najamudin di Bengkulu, Selasa (12/5).
Dia mengatakan, komitmen tersebut juga telah dibahas dalam pertemuan tokoh-tokoh Sumatera bagian selatan bersama sejumlah menteri yang digelar di Palembang beberapa waktu lalu.
Kemudian lanjut dia, pembangunan infrastruktur di Bengkulu tetap harus diperjuangkan meski pemerintah saat ini melakukan efisiensi anggaran dan penyesuaian kebijakan nasional.
Baca juga: Pemkot Makassar Tanggung Biaya Pengobatan Korban Begal
“Kita tahu bahwa memang ada efisiensi, kita tahu bahwa memang ada penyesuaian kebijakan negara. Tapi saya sebagai orang Bengkulu, putra Bengkulu, tentu kita juga sudah punya langkah-langkah agar mendorong program-program prioritas,”kata dia lagi.
Dia menyebut, program yang diperjuangkan bahkan tidak hanya terkait jalan tol, tetapi juga pengembangan pelabuhan dan infrastruktur pendukung lainnya. “Bukan hanya tol ya, tapi pelabuhan dan lain-lain,”kata Ketua DPD RI Sultan B Najamudin.
Selain infrastruktur, Sultan juga mengaku terus berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk memperjuangkan tambahan bantuan sosial dan pendidikan bagi masyarakat Bengkulu.
Ia menyebutkan, program bedah rumah, Program Indonesia Pintar (PIP), hingga Kartu Indonesia Pintar (KIP) menjadi bagian yang terus diperjuangkan ke pemerintah pusat.
Saat ini, tol Bengkulu baru terealisasi satu seksi dari seksi yang direncanakan agar langsung terhubung dengan ruas utama Tol Trans Sumatera. Tol seksi 1 tersebut yakni dari Kota Bengkulu ke Kabupaten Bengkulu Tengah dengan panjang ruas sekitar 17 kilometer.
Provinsi Bengkulu berharap tol seksi 2 dan 3 menuju Lubuklinggau Sumatera Selatan, sisa dari total lebih kurang 96 kilometer yang direncanakan dapat segera terealisasi demi mendukung konektivitas wilayah dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor di Bengkulu.(net)

















