Sakit, Satu Penumpang Kapal Pesiar dari Singapura ke Belitung Dievakuasi 

oleh

Tanjungpandan, KRsumsel.com Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas II Pangkalpinang Wilayah Kerja Tanjungpandan Kabupaten Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengevakuasi seorang penumpang kapal pesiar MV Silver Cloud.

“Kami bersama tim SAR Belitung melakukan evakuasi seorang penumpang kapal pesiar MV Silver Cloud, inisial HJD (61) berkebangsaan Amerika Serikat, karena sakit,”kata Kepala BKK Kelas II Pangkalpinang Wilayah Kerja Tanjungpandan Jauhari di Tanjungpandan, Senin (11/5).

Dia mengatakan, ‎kapal pesiar tersebut berlayar dari Singapura menuju Pulau Lengkuas Belitung. Pada Senin (10/4) pukul 04.40 WIB, tim SAR menerima informasi ada salah satu penumpang yang mengalami sakit, sehingga membutuhkan pertolongan evakuasi untuk dibawa ke rumah sakit.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun Tewaskan Empat Orang di Padang Diusut Polisi 

“Dari hasil pemeriksaan sementara oleh tim medis di atas kapal, penumpang tersebut perlu mendapatkan penanganan intensif dan saat ini sedang menjalani perawatan tim medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Marsidi Judono Belitung,”katanya.

Dijelaskan, saat dilakukan pemeriksaan sementara di atas kapal, tim medis tidak menemukan tanda-tanda binatang vektor penular penyakit atau Hantavirus, yakni penularan penyakit ke manusia melalui hewan pengerat.

“Informasi dari tim medis di rumah sakit, HJD tidak ditemukan penyakit Hantavirus atau menyakit yang menular, sebab jika diketahui yang bersangkutan ada gejala penyakit menular, terpaksa semua penumpang kapal pesiar tersebut harus menjalani karantina sebelum melanjutkan pelayaran,”ucapnya.

Dia berharap penumpang dengan inisial HJD segera sembuh sehingga dapat kembali menikmati keindahan objek wisata di Belitung serta dapat melanjutkan kembali pelayaran.

Munculnya klaster kasus Hantavirus di kapal pesiar MV Hondius pada awal Mei 2026 memicu respons kesiapsiagaan global. Meski risiko penularan cukup rendah, masyarakat perlu waspada untuk mencegah potensi penyebaran virus ini.(net)