BPJN Targetkan Perbaikan Jalan Payakumbuh-Sitangkai Selesai Juli

oleh

Padang, Krsumsel.com – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat (Sumbar) memastikan perbaikan jalan provinsi Payakumbuh-Sitangkai yang menggunakan dana Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 bisa selesai pada 2 Juli 2026.

“Saat ini pembangunan hampir rampung. Sesuai laporan progres dari kontraktor, ini dapat selesai sesuai tanggal kontrak berakhir,”kata Kepala BPJN Sumbar Elsa Putra Friandi di Padang, Minggu (10/5).

Secara umum, pembangunan jalan Payakumbuh-Sitangkai saat ini mencakup 8,4 kilometer di mana 5,5 kilometer di antaranya dalam bentuk beton sementara sisanya dalam bentuk aspal.

Baca juga: Balai Karantina Babel Gencarkan Ekspor Produk UMKM

Untuk kelanjutan perbaikan jalan yang dikenal dengan sebutan “jalan seribu lubang” itu, BPJN masih menunggu arahan dari pemerintah pusat. Artinya, ketika ada pembukaan untuk IJD 2026, instansi itu akan mengusulkan kelanjutan pembangunan jalan Sitangkai-Batusangkar sekitar 20 kilometer lagi.

Sementara itu, anggota DPR RI asal Sumbar Andre Rosiade meminta pemangku kepentingan terkait untuk memerhatikan beban maksimal kendaraan yang melalui jalan provinsi yakni delapan ton atau satu sumbu tunggal demi menjaga kesinambungan jalan.

Andre mengatakan, alokasi anggaran perbaikan jalan Payakumbuh-Sitangkai berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yakni sebesar Rp75 miliar.

“Jalan ini adalah jalan provinsi yang dibangun dengan APBN intervensi dan hampir selesai. Kami berharap agar setiap pihak terkait dapat berkomunikasi agar jalan ini dijaga sebab memang ada aktivitas tambang galian C di wilayah sekitar,”ujar dia.

Menurut dia, kewenangan jalan maupun kewenangan izin galian c sama-sama berada di pemerintah provinsi sehingga persoalan terkait keduanya menjadi tanggung jawab provinsi untuk mencarikan solusinya.

Ia menegaskan, aktivitas tambang boleh berjalan, namun jangan sampai melanggar aturan tonase jalan agar tidak terjadi lagi kerusakan serupa. Pihaknya juga berkomitmen terus mendorong keberlanjutan perbaikan pembangunan jalan hingga ke Batusangkar dengan memasukkan ke IJD 2026 atau selambat-lambatnya di IJD 2027.

“Intinya kita usahakan sebelum 2029, semua perbaikan jalan dari Payakumbuh hingga ke Batusangkar selesai,”ujarnya.(net)