Jakarta, KRsumsel.com – Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi meminta para lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) untuk mengimplementasikan ilmu yang diterima selama pendidikan dalam memajukan organisasi TNI AU.
Hal tersebut dikatakan Tedi saat memberi arahan dalam penutupan Pendidikan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) Angkatan Ke-64 di Lembang Bandung Jawa Barat, Rabu (24/6) kemarin.
“Pendidikan Seskoau merupakan bagian penting dari proses pembentukan kepemimpinan perwira TNI Angkatan Udara,”kata Tedi dalam siaran pers resmi TNI AU yang diterima di Jakarta, Kamis (25/6).
Menurut Tedi, ke depan TNI AU akan menghadapi banyak tantangan di tengah semakin majunya perkembangan teknologi militer, perang kognitif, serta karakter ancaman yang semakin kompleks.
Untuk menghadapi ragam tantangan itu lanjut Tedi, TNI AU membutuhkan kehadiran perwira yang memiliki wawasan tinggi, berintegritas dan mampu relevan degan perkembangan zaman.
Baca juga; Dikeroyok Pasutri, Wanita di Palembang Lapor Polisi
Dengan menjalani pendidikan di AAU, Tedi berharap para perwira AU memiliki seluruh modal tersebut agar dapat menjadikan TNI AU tetap eksis dan relevan bagi penguatan pertahanan udara Indonesia di masa depan.
“Melalui pendidikan ini, para perwira dibekali dengan kematangan berpikir, ketajaman analisis, serta tanggung jawab yang semakin besar dalam menghadapi tuntutan tugas ke depan,” tambah dia.
Oleh karena itu, Tedi berharap para lulusan AAU dapat terus belajar dan mengembangkan diri agar layak menjadi pemimpin masa depan yang mampu memajukan organisasi TNI AU.
Pendidikan Seskoau Angkatan Ke-64 diikuti oleh 100 perwira yang terdiri atas 84 perwira TNI AU, dua perwira TNI AD, empat perwira TNI AL, tiga perwira Polri, serta tujuh perwira mancanegara dari Amerika Serikat, Australia, China, India, Filipina, Singapura, dan Malaysia.
Pada kesempatan tersebut, Mayor Pnb Nehemia Anang Wijaya, berhasil meraih predikat Widyatama atau lulusan terbaik, sedangkan Mayor Pnb Kustaman Dwilukman memperoleh predikat Sastratama atau karya tulis militer terbaik.
Selain itu, penghargaan prestasi pasis tamu penulis karya tulis militer terbaik diraih Mayor Laut (T) Raswanto Agustian. Sementara penghargaan pasis mancanegara penulis karya tulis militer terbaik diraih Major Md Johari Bin Md J dari Malaysia.(net)















