Akselerasi Mutu Kesehatan, Pemkot Prabumulih Gandeng BPKP Lakukan Evaluasi Mendalam

oleh

PRABUMULIH, KRSUMSEL.COMPemerintah Kota Prabumulih menunjukkan komitmen serius dalam membenahi sektor pelayanan publik. Bertempat di Ruang Rapat Lantai 1 Kantor Pemkot Prabumulih, jajaran eksekutif menggelar pertemuan strategis bersama Tim BPKP Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan,Selasa(12/05/26).

Pertemuan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah awal dari evaluasi besar-besaran terhadap penguatan mutu layanan kesehatan masyarakat di Bumi Seinggok Sepemunyian.

Baca juga: Pemkot Prabumulih Percepat Transformasi Posyandu 6 SPM

Mewakili Wali Kota H. Arlan, Wakil Wali Kota Prabumulih, Franky Nasril, S.Kom., M.M., menegaskan bahwa standar kesehatan masyarakat tidak boleh ditawar. Evaluasi yang dilakukan oleh BPKP akan menyasar unit-unit garda terdepan, mulai dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) hingga Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).

“Kita ingin memastikan bahwa setiap warga Prabumulih mendapatkan layanan kesehatan yang tidak hanya cepat, tapi juga berkualitas dan akuntabel,” ujar Franky Nasril dalam sambutannya.

Instruksi Tegas Terkait Data Keberhasilan evaluasi ini sangat bergantung pada transparansi data. Didampingi Asisten I DR. Drs. Aris Priadi, S.H., M.Si, Wawako menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk kooperatif.Respons Cepat Seluruh instansi wajib segera memenuhi permintaan data dari Tim BPKP.

Akurasi Tinggi: Data yang valid akan menjadi fondasi bagi kebijakan peningkatan layanan kesehatan di masa depan.

Sinergi Antar-Lembaga: Kolaborasi harus terjalin kuat agar potret kesehatan daerah terlihat secara utuh.

Hadirnya berbagai elemen kunci dalam rapat ini menunjukkan kesiapan Kota Prabumulih untuk berbenah. Selain jajaran Inspektorat, tampak hadir pula perwakilan dari:

RSUD Kota Prabumulih,Puskesmas Prabumulih Barat & Puskesmas Pasar

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD)

Kehadiran DPMD secara khusus menjadi sinyal bahwa penguatan kesehatan akan dimulai dari level akar rumput, memastikan peran Posyandu di desa dan kelurahan berjalan maksimal sebagai benteng pertama kesehatan masyarakat.

Melalui pendampingan dari BPKP Sumsel, Pemkot Prabumulih optimis dapat menciptakan sistem kesehatan yang lebih responsif, modern, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.(Roy)