MURATARA, krsumsel.com – Pasca bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Bupati Muratara, Devi Suhartoni memastikan pemerintah daerah terus bergerak cepat menangani dampak pascabencana, khususnya di sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.
Devi Suhartoni menegaskan, Pemerintah Kabupaten Muratara telah menginstruksikan seluruh puskesmas dan RSUD untuk meningkatkan pelayanan kesehatan guna mengantisipasi munculnya berbagai penyakit pascabanjir.
“Biasanya setelah banjir muncul penyakit seperti demam, diare, hingga demam berdarah akibat nyamuk. Karena itu seluruh puskesmas dan RSUD kami siagakan untuk melayani masyarakat,” ujar Devi Suhartoni.
Selain pelayanan kesehatan, pemerintah daerah juga tengah melakukan pendataan terhadap berbagai kerusakan akibat banjir, mulai dari rumah warga, jembatan, hingga fasilitas umum lainnya agar segera diperbaiki melalui penganggaran pemerintah.
Baca juga: Wabup Lepas 218 Jemaah Calon Haji, Polres OI Kawal Pengamanan
“Saat ini kami juga sedang mendata rumah rusak, jembatan, dan infrastruktur lain agar segera diperbaiki melalui penganggaran pemerintah,” tambahnya.
Di bidang pendidikan, Devi Suhartoni kembali menegaskan komitmennya terhadap program sekolah gratis di Muratara. Menjelang tahun ajaran baru, ia memastikan tidak boleh ada anak yang gagal sekolah hanya karena persoalan biaya.
Menurutnya, sejak dirinya menjabat sebagai Bupati Muratara, pemerintah daerah telah membebaskan biaya masuk sekolah mulai dari tingkat PAUD, TK, SD hingga SMP. Bahkan, bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu juga diberikan bantuan perlengkapan sekolah seperti seragam dan tas.
“Saya minta masyarakat jangan takut menyampaikan kendala. Kalau ada anak yang belum bisa masuk sekolah karena biaya atau persoalan lain, silakan messenger saya atau datang langsung ke rumah saya, tetapi harus objektif dan jangan memarahi orang lain,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Muratara untuk tetap bersabar, menjaga kekompakan, serta hidup damai di tengah berbagai cobaan yang terjadi.
“Terima kasih bapak ibu semua atas kesabaran dan kedamaian dalam hidup kita bersama,Z” tutupnya.(Fitra)















