Balikpapan, KRsumsel.com – Perusahaan jasa asuransi kecelakaan transportasi Jasa Raharja membukukan keuntungan sebesar Rp877,84 miliar di semester pertama tahun 2021 lalu.
“Naik 77,14 persen. Tahun 2020 lampau tercatat kami untung Rp495,56 miliar,” kata Direktur Utama Jasa Raharja Ahmad Rivan, Selasa.
Keuntungan berasal dari kontribusi pendapatan sebesar Rp2,91 triliun, sementara biaya-biaya operasional perusahaan Rp1,90 triliun.
Menurut Rivan, Jasa Raharja berhasil melakukan sejumlah efisiensi, sehingga pendapatan berhasil naik 16,4 persen dan biaya turun 2,24 persen.
Total aset Jasa Raharja mencapai Rp15,14 triliun dengan ekuitas Rp12,04 triliun. Karena itu, hingga semester pertama 2021 lalu, Jasa Raharja memiliki rasio risk based capital (RBC atau perbandingan modal dengan risiko yang harus ditanggung) mencapai Rp672,84 persen. Rasio besaran modal ini meningkat 13,86 persen dari tahun 2020, di mana RBC berada pada angka 590,94 persen.













