Sehari Pasca Motor Terbakar, SPBU di Tanjung Selor Kini Kembali Beroperasi 

oleh

Tanjung Selor, KRsumsel.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyebutkan, SPBU 63772002 di Jalan Ahmad Yani Jelarai Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara kini telah beroperasi kembali setelah sehari ada insiden sepeda motor terbakar di area SPBU itu, Minggu (17/5).

PT Pertamina Patra Niagae menyampaikan keprihatinan atas insiden yang melibatkan satu unit kendaraan roda dua di area SPBU 63772002 itu. Pertamina memastikan tidak terdapat korban jiwa dan situasi di lokasi berhasil ditangani dengan cepat sesuai prosedur keselamatan operasional SPBU.

“Kami menyampaikan keprihatinan atas kejadian ini. Namun demikian, penanganan di lapangan dilakukan secara cepat oleh operator SPBU sesuai SOP keselamatan sehingga kondisi dapat segera dikendalikan dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun dampak lebih luas,”ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan Edi Mangun dalam keterangan tertulis diterima di Tanjung Selor, Senin (18/5).

Dia mengatakan, berdasarkan penelusuran awal, muncul percikan api pada kendaraan yang diduga berasal dari kebocoran pada bagian tangki, atau kemungkinan di karburator kendaraan, setelah pengisian BBM selesai dilakukan.

Edi menjelaskan, sesaat setelah muncul percikan api pada kendaraan konsumen, operator SPBU langsung melakukan langkah darurat dengan menghentikan sementara layanan penjualan BBM dan melakukan penanganan awal menggunakan APAR yang tersedia di lokasi.

Baca juga: BPBD Babel Siaga Angin Kencang di Tengah Fenomena El Nino

“Operator SPBU bergerak cepat melakukan penanganan awal dan pengamanan area sebagai bagian dari prosedur mitigasi risiko di lingkungan SPBU,”lanjutnya.

Situasi berhasil dikendalikan dalam waktu singkat dan kendaraan segera dievakuasi keluar area SPBU untuk memastikan kondisi tetap aman dan terkendali.

Edi mengatakan, sebagai langkah tindak lanjut, Pertamina juga melakukan pengecekan fasilitas operasional sebelum layanan kembali dijalankan serta melakukan pengisian ulang APAR yang digunakan dalam proses penanganan.

Selain itu, Pertamina terus mengingatkan seluruh pengelola dan operator SPBU untuk disiplin menjalankan implementasi SOP pelayanan dan aspek HSSE (Health, Safety, Security & Environment) dalam setiap aktivitas operasional.

“Kami berkomitmen menjadikan aspek keselamatan sebagai prioritas dalam pelayanan kepada masyarakat. Evaluasi dan penguatan prosedur keselamatan terus dilakukan secara berkala di seluruh SPBU,”tambah Edi.

Pertamina juga memastikan stok BBM di SPBU 63772002 dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, dengan ketersediaan produk Biosolar, Pertalite, Pertamax dan Dexlite yang tetap terjaga.

Edi mengimbau masyarakat tetap tenang dan dapat menggunakan layanan SPBU seperti biasa setelah proses pengecekan operasional selesai dilakukan.(net)