Krsumsel.com, Surabaya – Suasana riuh dan penuh kehangatan menyelimuti Gedung ASEEC Tower, Kampus B Universitas Airlangga (UNAIR), Jalan Dharmawangsa, Surabaya. Hari itu, Senin, 2 November 2026 ada puluhan akademisi, peneliti, hingga pemerhati politik dari berbagai belosok Nusantara berkumpul dalam satu ikatan intelektual.
Hari itu bukan sekadar perjumpaan rutin tahunan, melainkan sebuah tonggak sejarah penting, “Peringatan Satu Dekade Asosiasi Program Studi Ilmu Politik se-Indonesia (APSIPOL)” sekaligus penyelenggaraan Temu Nasional dan Musyawarah Nasional (Munas) 2026.
Sebagai tuan rumah, Departemen Ilmu Politik UNAIR meneruskan estafet kepemimpinan perhelatan nasional ini setelah tahun sebelumnya, pada 2025, Universitas Padjadjaran (UNPAD) sukses menggelar agenda serupa yang menghasilkan berbagai evaluasi mendasar bagi pengembangan studi keilmuan.
Di Surabaya, perayaan sepuluh tahun APSIPOL diresapi dengan semangat baru untuk merespons dinamika politik kontemporer tanah air serta memperkuat kontribusi nyata ilmu pengetahuan bagi kehidupan bermasyarakat.
Pada perhelatan akademisi Ilmu Politik dari berbagai kampus di Indonesia, salah seorang putra Sumatera Selatan (Sumsel), Ade Indra Chaniago sukses meraih penghargaan APSIPOL Awards 2026 yang diberikan kepada para insan dan lembaga yang dinilai paling menonjol dalam memajukan tradisi akademik serta pengabdian politik di Indonesia.
Nama Ade Indra yang kini tercatat sebagai mahasiswa Strata Tiga (S3) pada Program Studi Ilmu Politik Universitas Indonesia, menjadi salah satu peraih penghargaan dari 11 orang dan lembaga yang menerima penghargaan tahun ini. Sosok kandidat doktor ilmu politik Ade Indra namanya ada dalam penerima APSIPOL Awards 2026 bersama pakar politik Prof Ramlan Surbakti dari Universitas Airlangga (Unair) dan Prof Burhanuddin Muhtadi dari UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. Juga pakar politik senior Prof Miriam Budiardjo (alm) yang menerima penghargaan untuk kategori APSIPOL Lifetime Achievement Award atas dedikasi tanpa batas sepanjang hayatnya.
Berikut daftar lengkap penerima APSIPOL Award 2026:
APSIPOL Lifetime Achievement Award: Diabdikan kepada almarhumah Prof. Miriam Budiardjo atas dedikasi tanpa batas sepanjang hayatnya dalam meletakkan fondasi keilmuan politik Indonesia.
APSIPOL Distinguished Political Scientist Award: Diberikan kepada pengamat politik ternama, Prof. Burhanuddin Muhtadi, Ph.D.
APSIPOL Award for Excellence in Political Education: Diterima oleh Program Studi S1 Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI).
APSIPOL Award for Research Excellence: Diraih oleh Haryanto, SIP, MA atas kontribusi riset keilmuannya.
APSIPOL Award for Political Innovation (Subkategori Individu): Diberikan kepada Wawan Sobari, Ph.D.
APSIPOL Award for Political Innovation (Subkategori Institusi): Kembali disabet oleh Program Studi S1 Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI).
APSIPOL Award for Democratic Contribution: Dianugerahkan kepada pakar pemilu dan demokrasi, Prof. Ramlan Surbakti, Ph.D.
APSIPOL Award for Community Engagement: Dianugerahkan kepada Ade Indra Chaniago, M.Si.
APSIPOL Award for Institutional Leadership: Diterima oleh Dr. Rer. Pol. M. Faishal Aminuddin atas kepemimpinan kelembagaannya.
APSIPOL Young Political Scientist Award: Dianugerahkan kepada Umiyati Haris, M.Si.
APSIPOL Institutional Contribution Award diberikan kepada Prodi S1 Ilmu Politik Universitas Brawijaya (UB).
Dalam surat Keputusan Ketua Umum APSIPOL Nomor 055/APSIPOL/A/X/2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 31 Oktober 2026 yang ditandatangani Ketua Umum APSIPOL Dr. Asep Sahid Gatara, M.Si, pernghargaan tersebut diberikan berdasarkan pertimbangan Tim Juri maka asosiasi resmi menganugerahkan APSIPOL Awards 2026 kepada para insan dan lembaga yang dinilai paling menonjol dalam memajukan tradisi akademik serta pengabdian politik di Indonesia.
Baca juga:Disbudpar Tanjungpinang Bekali 30 Fotografer Pelatihan dan Sertifikasi
Dalam surat keputusan tersebut juga menyatakan, membangun tradisi apresiasi terhadap segala prestasi pengembangan Ilmu Politik merupakan sebuah keniscayaan akademik. APSIPOL Awards hadir sebagai instrumen untuk merawat etos riset, inovasi, kepemimpinan institusional, hingga pengabdian masyarakat. Pada perhelatan tahun 2026 ini, serangkaian nama besar dan lembaga teruji melengkapi berhak menerima penghargaan tersebut.
Ilmu Politik Melangkah Keluar
Di antara deretan penghargaan tersebut, ada satu kategori yang menyedot perhatian tersendiri, yaitu Community Engagement (Pengabdian dan Keterlibatan Masyarakat). Penghargaan kategori ini diberikan kepada Ade Indra yang kini tercatat sebagai Dosen Tutor Ilmu Politik di UPBJJ-UT Palembang. Kategori ini menyuarakan kritik mendalam terhadap kecenderungan ilmu pengetahuan yang sering terisolasi di dalam ruang-ruang menara gading.
Saat melangkah menerima penghargaan di panggung ASEEC Tower UNAIR, Ade Indra Chaniago, M.Si tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Bagi akademisi yang selama ini konsisten menjembatani teori politik dengan realitas sosial rakyat ini, penghargaan dari APSIPOL bukanlah sekadar selembar piala atau sertifikat pengakuan pribadi.
















