KRSUMSEL.COM, MUBA – Peringatan keras untuk pelajar! Polsek Plakat Tinggi menggedor SMP Negeri 2 Desa Sido Rahayu, Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Selasa (3/11).
Dua personel Bhabinkamtibmas, AIPTU Eko Prasetyo dan AIPTU Syakhirn Sidik, turun langsung memberikan warning keras soal tiga musuh besar generasi muda: narkoba, judi online (judol) dan seks bebas.
Kapolsek Plakat Tinggi IPTU M. Syazilli, mengungkapkan, aksi jemput bola ini sengaja dilakukan karena ancaman narkoba dan judol sudah masuk ke pelosok desa dan menyasar anak SMP.
“Kami tidak mau kecolongan. Kami gedor sekolah, kami tatap langsung murid-muridnya. Kami kasih tahu blak-blakan, narkoba itu matikan masa depan, judol itu bikin miskin, seks bebas itu hancurkan hidup. Jangan coba-coba!” ungkap IPTU M. Syazilli kepada kantor berita KRSUMSEL.COM, Selasa (3/11).
Selain warning keras tersebut, polisi juga membangun silaturahmi dengan dewan guru, menyampaikan pesan kamtibmas, menyebarkan Maklumat Kapolda Sumsel tentang larangan karhutla, dan mensosialisasikan call center 110.
“Kami juga tampung semua aspirasi dari guru dan deteksi dini masalah di lingkungan sekolah. Situasi aman, tertib, terkendali,” pungkasnya. (Andi Slegar)













