KRSumsel.com, OKI – Warga dan pengunjung Rest Area KM 311 A, Desa Cinta Jaya, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), dihebohkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki di dalam toilet umum wanita, Minggu (25/10/2026) pagi.
Bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 07.15 WIB dalam kondisi tanpa busana dan tergeletak di lantai, tepatnya di samping kloset duduk toilet wanita nomor 5.
Saat ditemukan, kondisi bayi dilaporkan agak membiru. Tali pusarnya masih menempel, sementara ari-arinya tidak ditemukan di lokasi. Bayi tersebut kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Kayuagung untuk mendapatkan perawatan medis.
Kapolsek Pedamaran, AKP Ilham Parlindungan, S.H., mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait penemuan bayi tersebut dan melakukan sejumlah langkah penanganan.
Baca juga: Satpolairud Bangka Bongkar Mesin Tambang Timah Tradisional Ilegal
“Berdasarkan informasi yang kita dapat, penemuan bayi bermula ketika dua saksi, yakni S (46), seorang ibu rumah tangga, dan D (16), penjaga warung, hendak menggunakan toilet umum wanita di rest area tersebut,”jelasnya.
Saat itu, saksi D mendengar suara tangisan bayi dari toilet nomor 5 yang berada di bagian paling ujung. Suara tersebut kemudian disampaikan kepada S yang juga hendak mandi.
“Setelah memastikan sumber suara, S membuka pintu toilet dan mendapati seorang bayi laki-laki tergeletak di lantai tanpa mengenakan busana maupun alas.
S kemudian mengangkat bayi tersebut setelah terlebih dahulu menyelimutinya menggunakan handuk. Kedua saksi selanjutnya melaporkan kejadian itu kepada pengelola rest area,” ujar Ilham.
Ilham mengatakan, Bayi tersebut kemudian dibawa ke RSUD Kayuagung untuk mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur.
“Dari kondisi lokasi, toilet dilaporkan dalam keadaan bersih. Namun, dugaan mengenai tempat persalinan belum dapat kita pastikan dan masih memerlukan pendalaman lebih lanjut oleh pihak kepolisian”, ungkapnya.
Sementara itu, Polsek Pedamaran telah melakukan pengumpulan bahan keterangan, meminta keterangan saksi-saksi, mendatangi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta menerbitkan laporan polisi.
Pihaknya melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres OKI guna mengungkap pelaku yang diduga meninggalkan bayi tersebut.
“Penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui kronologi lengkap serta pihak yang bertanggung jawab atas penemuan bayi tersebut,” tutupnya.(Elisa)














