Penumpang di Bandara Jambi Pilih Bertahan Dampak Pembatalan Terbang

oleh

Krsumsel.com, Jambi – Ratusan penumpang pesawat di bandar udara Sultan Thaha Saifuddin Jambi memilih bertahan sembari menunggu perkembangan informasi terkini pembatalan penerbangan dampak erupsi Anak Gunung Krakatau.

General Manager Bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi Ardon Marbun dalam rilis menjelaskan, penundaan penerbangan dari ini akibat erupsi Anak Gunung Krakatau yang berdampak pada sebaran abu vulkanik di jalur penerbangan serta operasional Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta.

Hingga Minggu (6/9) siang, dalam laporannya terdapat dua penerbangan dari dan menuju Bandara Soekarno Hatta mengalami pembatalan. Pembatalan penerbangan ini dilakukan guna menjaga keselamatan baik penumpang maupun kru pesawat.

Baca juga: Kapal Laut Jaga Jarak Minimal Radius 3 Km dari Gunung Anak Krakatau

Sejauh ini, tim operasional Bandara Sultan Thaha telah berkoordinasi dengan pihak maskapai dan instansi terkait guna memastikan penanganan terhadap penumpang yang mengalami penundaan penerbangan.

Termasuk secara rutin melakukan pembaharuan informasi terkait jadwal penerbangan yang terdampak erupsi Anak Gunung Krakatau.

Prakirawan BMKG Kelas I Sultan Thaha Jambi Benedy Fajar mengatakan, terjadi pembatalan penerbangan dari Jakarta menuju Jambi dan sebaliknya disebabkan oleh erupsi Anak Gunung Krakatau.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi PVMBG dan VAAC Darwin serta analisis citra satelit, abu vulkanik akibat erupsi gunung tersebut tidak terdampak sampai ke Jambi. Hanya saja, akibat aktivitas gunung berapi itu, seluruh penerbangan di bandara Soekarno Hatta mengalami penundaan.(net)