Krsumsel.com, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat di Kabupaten Karo Sumatera Utara segera mengungsi ke lokasi aman seiring meningkatnya status aktivitas vulkanik Gunung Sinabung menjadi Level III (Siaga).
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan di Jakarta, Sabtu (5/9) mengatakan, kenaikan status Siaga diberlakukan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sejak letusan besar pada Senin (31/8) yang melontarkan kolom abu hingga 3.500 meter di atas puncak.
Sebagaimana pengamatan petugas pos pemantauan Gunung Api Sinabung pada Jumat (4/9) periode pukul 12.00 – 18.00 WIB, teramati asap kawah utama berwarna putih tebal dengan ketinggian sekitar 300 hingga 500 meter dari atas puncak.
Baca juga:PVMBG Pastikan Erupsi Anak Krakatau Tidak Sebabkan Tsunami
“Pemerintah daerah bersama unsur terkait mengarahkan warga yang berada di kawasan terdampak abu vulkanik untuk mengungsi ke lokasi yang lebih aman serta mendistribusikan masker untuk meminimalkan risiko kesehatan,”kata dia.
Berton memaparkan, sebaran abu vulkanik saat ini dilaporkan berdampak signifikan pada permukiman dan lahan pertanian di Desa Ndokum Siroga dan Desa Kuta Tengah di Kecamatan Simpang Empat, serta Desa Payung di Kecamatan Payung.
Direktorat Pengendalian Operasi BNPB mengkonfirmasi sampai dengan Jumat (4/9), tercatat sebanyak 208 kepala keluarga atau 650 jiwa terdata sebagai pengungsi. Adapun sebanyak 405 jiwa di antaranya kini bertahan di Posko Pengungsian Jambur Arih Ersada Desa Sukatepu Kecamatan Naman Teran.(net)


















