Krsumsel.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tiga orang tersangka kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan untuk diperiksa sebagai saksi.
Ketiga tersangka itu adalah mantan Sekretaris Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 Kemenaker Chairul Fadhly Harahap (CFH), mantan Direktur Jenderal Binwasnaker dan K3 Kemenaker Haiyani Rumondang (HYN) serta mantan Kepala Biro Humas Kemenaker Sunardi Manampiar Sinaga (SMS).
“KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi-saksi di Gedung Merah Putih KPK Jakarta atas nama CFH, HYN dan SMS,”kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Jumat (11/9).
Baca juga: Momen Emosional Annisa Trihapsari Lepas Rafi Pangestu Nikah
Budi mengatakan, hingga pukul 13.24 WIB, tercatat baru Sunardi yang memenuhi panggilan KPK dengan tiba pada pukul 09.59 WIB. “Baru dia yang datang,”katanya. Kasus tersebut bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK.
Pada 22 Agustus 2025, KPK menetapkan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan bersama 10 orang lainnya sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.
Para tersangka kasus tersebut adalah sebagai berikut:
1. Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 Kemenaker tahun 2022–2025 Irvian Bobby Mahendro
2. Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja Kemenaker tahun 2022-2025 Gerry Aditya Herwanto Putra
3. Subkoordinator Keselamatan Kerja Direktorat Bina K3 Kemenaker tahun 2020–2025 Subhan
4. Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja Kemenaker tahun 2020–2025 Anitasari Kusumawati
5. Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 Kemenaker pada Maret–Agustus 2025 Fahrurozi
6. Direktur Bina Kelembagaan Kemenaker tahun 2021-Februari 2025 Hery Sutanto
7. Subkoordinator di Kemenaker Sekarsari Kartika Putri
8. Koordinator di Kemenaker Supriadi
9. Pihak PT KEM Indonesia Temurila
10. Pihak PT KEM Indonesia Miki Mahfud
11. Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan.
Setelah itu, pada 11 Desember 2025, KPK mengumumkan tiga tersangka baru dalam kasus tersebut. Mereka adalah Chairul Fadhly, Haiyani Rumondang, dan Sunardi Manampiar.(net)


















