Sejumlah Perbatasan Sumbar Terdampak Asap Karhutla Provinsi Tetangga

oleh

Krsumsel.com, Padang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) menerangkan sejumlah daerah yang posisinya berada di perbatasan provinsi terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dari provinsi tetangga.

“Sejumlah kabupaten atau kota di Sumbar berkabut karena mendapat kiriman asap dari provinsi tetangga,”kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbar Tasliatul Fuaddi di Padang, Senin (24/8/ sore.

Ia mengatakan daerah-daerah yang terdampak adalah Kabupaten Pesisir Selatan, Dharmasraya, Sijunjung, Lima Puluh Kota dan sebagian wilayah Tanah Datar serta Solok.

Baca juga: Hari Ini Puncak Arus Balik Libur Maulid Pengguna Kereta Api di Jakarta  

Akibatnya jarak pandang di daerah-daerah tersebut kata dia, mengalami penurunan dibandingkan hari normal dan kualitas udara pun terdampak.

Meskipun ISPU (Indeks Standar Pencemar Udara) per 23 Agustus masih berada dalam kategori baik hingga sedang lanjutnya, masyarakat tetap diimbau supaya mengenakan masker saat beraktivitas.

“Kenakan masker dan kurangi aktivitas luar ruangan demi menjaga kesehatan, kita menunggu upaya pemadaman yang tengah dilakukan oleh tim gabungan pemerintah sampai saat ini,”katanya.

Ia mengatakan, asap yang masuk ke wilayah Sumbar adalah kiriman dari provinsi tetangga seperti Jambi, Riau dan Sumatera Selatan, bukan dari wilayah Sumbar. Hal itu diketahui dari jumlah titik api di Sumbar yang menurun drastis pada periode 14-23 Agustus dibandingkan periode 1-13 Agustus 2026.

Pada periode 1-13 Agustus kata dia, titik api tercatat 232 titik, sedangkan 14-23 Agustus jumlah titik api berkurang lebih dari lima puluh persen pada angka 103 titik.

“Titik api di wilayah Sumbar mengalami penurunan, namun kabut asap masih terjadi di daerah-daerah yang berbatasan dengan provinsi tetangga,”kata Tasliatul Fuaddi.(net)