Langkah Nyata Dheni Zulkarnaen Berdayakan Tenaga Kerja Lokal Labuan Bajo

oleh

KRSumsel.com, Labuan Bajo – Pengusaha muda sekaligus aktor asal Kabupaten Bekasi, Dheni Zulkarnaen, menunjukkan komitmen nyatanya dalam membangun SDM daerah melalui ekspansi bisnis di Labuan Bajo. Tak sekadar membuka usaha, Dheni menggandeng Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Manggarai Barat untuk meluncurkan program pelatihan kerja sekaligus penyerapan tenaga kerja lokal.

Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk mendongkrak kompetensi masyarakat setempat agar mampu bersaing di tengah pesatnya industri pariwisata dan ekonomi kreatif Labuan Bajo.

Langkah ini pun mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Manggarai Barat, Fatinci Reynild Ivony. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan sektor swasta seperti ini adalah kunci utama untuk memperluas lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: BNN Babel Ungkap Peredaran Narkotika Jenis Baru

Dalam pelaksanaannya, program ini akan dikoordinasikan bersama jajaran Dinas Ketenagakerjaan, termasuk Sekretaris Dinas, Marselinus Sani Ngarung, SE, yang akan memastikan koordinasi dan pelaksanaan program berjalan optimal, serta Kepala Bidang Perencanaan, Pelatihan dan Penempatan Kerja, Maria Agustina Ivony Burhan, SE, yang akan memimpin penyusunan program pelatihan sesuai kebutuhan dunia usaha dan proses penempatan tenaga kerja.

Dheni Zulkarnaen mengatakan bahwa investasi yang berkelanjutan harus mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kami percaya bahwa keberhasilan sebuah usaha tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari dampak positif yang dapat dirasakan masyarakat. Karena itu, kami ingin masyarakat Labuan Bajo menjadi bagian dari perjalanan usaha ini melalui pelatihan, peningkatan kompetensi, hingga kesempatan bekerja,” ujar Dheni.

Menurutnya, program pelatihan akan dirancang berdasarkan kebutuhan industri sehingga peserta memperoleh keterampilan yang relevan dan siap diterapkan di dunia kerja. Peserta yang memenuhi kualifikasi juga akan diprioritaskan untuk bergabung dalam operasional usaha yang sedang dikembangkan.

Dikatakannya, kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang berkelanjutan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Dengan potensi Labuan Bajo yang terus berkembang sebagai salah satu destinasi pariwisata unggulan Indonesia, kerja sama ini diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat lokal serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.” pungkasnya. (edi)