Pekanbaru, Krsumsel.com – Sebanyak 4.681 haji terdiri atas 4.612 jamaah, 21 Petugas Haji Daerah (PHD), 5 pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) dan 43 petugas kelompok terbang asal Provinsi Riau telah kembali ke tanah air.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Riau Defizon mengatakan, jamaah haji terakhir yang datang tergabung dalam Kloter BTH 18 dan mendarat dengan selamat di Debarkasi Haji Batam, Sabtu (20/6).
Kloter ini membawa sebanyak 265 orang yang terdiri atas 261 jamaah haji, 1 orang PHD, dan 3 orang petugas Kloter.
“Hingga 20 Juni 2026, jumlah jamaah haji Riau yang sudah kembali ke tanah air sebanyak 4.681 orang. Terdiri dari 4.612 jemaah haji, 21 Petugas Haji Daerah (PHD), 5 pembimbing KBIHU, dan 43 petugas kloter,”kata Defizon di Pekanbaru, Senin (22/6).
Baca juga: Jumlah Desa Terdampak Kekeringan di Cilacap Kini Bertambah
Meski demikian, lanjutnya masih terdapat enam haji asal Riau yang berada di Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, satu orang jamaah Kloter BTH 18 masih menjalani perawatan di Madinah dan satu orang lainnya mendampingi haji dirawat tersebut.
Selain itu, masing-masing satu orang jamaah masih berada di Kloter BTH 20 dan BTH 25, serta dua orang lainnya berada di Kloter BTH 21. Mereka akan dipulangkan ke Indonesia sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Defizon berharap seluruh jamaah yang masih berada di Arab Saudi dapat segera kembali ke tanah air dalam keadaan sehat. Ia juga mengucapkan syukur atas kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini bagi jamaah asal Provinsi Riau.
Defizon juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji yang telah menjalankan tugas dengan penuh dedikasi sehingga pelayanan kepada jamaah mulai dari keberangkatan, pelaksanaan ibadah di tanah suci hingga proses pemulangan, dapat berjalan lancar dan tertib.(net)

















