Padang, KRsumsel.com – Universitas Andalas (Unand) Sumatera Barat (Sumbar) mendirikan Pusat Studi Terowongan dan Infrastruktur Bawah Tanah (Pustroib) pertama di Indonesia dalam rangka mendukung pembangunan terutama di Ranah Minang.
“Pustroib menjadi tonggak penting dalam pengembangan riset, pendidikan dan inovasi teknologi terowongan di Indonesia,”kata Rektor Unand Efa Yonnedi di Kota Padang Sumbar, Rabu (10/6).
Pusat studi ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara akademisi, pemerintah dan industri dalam menjawab kebutuhan pembangunan infrastruktur bawah tanah yang semakin berkembang, termasuk mendukung rencana pembangunan terowongan Tol Padang-Sicincin-Bukittinggi yang diproyeksikan memiliki panjang 5,8 kilometer.
Eks konsultan Bank Dunia tersebut mengatakan, pendirian pusat studi perdana di Tanah Air itu merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional.
Pendirian pusat studi itu juga hasil kerja sama Unand dengan PT Hutama Karya Persero. Menurut rektor, program pembangunan Unand tidak boleh terpisah dari pembangunan di Ranah Minang.
Baca juga: Kalung Emas Putih Raib Dijambret, Yuyun Menangis Saat Melapor ke Polisi
Kehadiran Pustroib menjadi salah satu langkah strategis kampus untuk berkontribusi melalui pendidikan, riset dan inovasi dalam mendukung berbagai agenda pembangunan.
“Termasuk pengembangan infrastruktur masa depan,”ujar dia. Terpisah, Komisaris Utama Hutama Karya Denny Abdi menyampaikan, tantangan pembangunan infrastruktur saat ini tidak hanya berkaitan dengan aspek konstruksi dan pembebasan lahan, tetapi juga membutuhkan penguasaan teknologi serta sumber daya manusia yang kompeten.
“Pembangunan infrastruktur ke depan membutuhkan dukungan kapasitas teknologi dan SDM yang semakin kuat,”ujarnya.
Oleh karena itu, pihaknya memandang penting menghadirkan pusat studi terowongan sebagai pusat pengembangan keilmuan dan inovasi yang dapat mendukung kebutuhan proyek-proyek strategis nasional, termasuk pembangunan terowongan di provinsi setempat.
Senada dengan itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi menyambut baik pendirian Pustroib
sebagai langkah strategis dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah. Di saat bersamaan pemerintah daerah juga kian menegaskan komitmen rencana pembangunan terowongan yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat terutama dalam meningkatkan ekonomi.
“Kehadiran pusat studi ini sangat tepat untuk memperkuat kajian ilmiah, pengembangan teknologi serta kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi dan pemangku kepentingan,”ucap dia.(net)
















