PALEMBANG, KRsumsel.com – “Kalung itu saya beli untuk tabungan masa depan anak saya. Saya tidak menyangka akan hilang seperti ini.”
Kalimat itu diucapkan dengan suara lirih oleh Yuyun (38), seorang ibu rumah tangga warga Jalan KH Asyik, Lorong Binjai, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, saat melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Rabu (10/6/2026).
Wajahnya tampak lesu. Tubuhnya masih terlihat lemas setelah menjadi korban penjambretan saat pulang dari pasar pada pagi hari.
Peristiwa yang membuat Yuyun terpukul itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di Jalan Gubernur HA Bastari, tepatnya di dekat Toko Bangunan Mapan kawasan 8 Ulu Kecamatan Jakabaring Palembang.
Menurut laporan yang dibuat korban, saat itu dirinya bersama seorang saksi sedang mengendarai sepeda motor usai berbelanja di pasar. Namun ketika melintas di lokasi kejadian, seorang pria yang mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox berwarna hijau tiba-tiba mendekat dari samping.
Tanpa memberi kesempatan korban bereaksi, pelaku langsung menarik kalung yang dikenakan Yuyun hingga berhasil terlepas. Setelah mendapatkan perhiasan tersebut, pelaku langsung tancap gas dan menghilang.
“Saya benar-benar tidak menyangka. Kalung itu sebenarnya tertutup pakaian dan tidak terlalu terlihat. Bahkan warnanya emas putih, bukan emas kuning yang mencolok,” ujar Yuyun.
Baca juga: Polda Jambi Limpahkan Tersangka Kurir 48 Kg Sabu-sabu ke Kejati
Korban mengaku pelaku beraksi seorang diri. Dalam hitungan detik, perhiasan yang selama ini disimpannya sebagai investasi keluarga lenyap dibawa kabur.
Kalung yang dicuri merupakan kalung emas model Hermes berwarna putih dengan berat sekitar 8 gram. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp8 juta.
“Kalung itu sengaja saya beli untuk tabungan. Rencananya kalau nanti diperlukan bisa dipakai untuk biaya pendidikan anak saya. Makanya saya sedih sekali,” katanya dengan mata berkaca-kaca.
Korban berharap polisi dapat segera mengungkap identitas pelaku dan menemukan kembali kalung miliknya.
“Saya hanya berharap pelakunya cepat ditangkap dan kalung saya bisa ditemukan kembali,” tutupnya.
Sementara itu, Ka SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Ipda Tamia Ramadhany menyampaikan laporan koran sudah diterima.
“Laporan akan kami serahkan ke Unit Satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.” tutupnya.(****)














