Medan, KRsumsel.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan penanaman pohon termasuk mangrove menjadi salah satu solusi nyata dalam menghadapi perubahan iklim.
“Penguatan gerakan penanaman pohon dan mangrove menjadi solusi nyata dalam menghadapi perubahan iklim,”kata Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap usai menghadiri peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 di Kelompok Tani Hutan Pantai Romantis Desa Sei Naga Lawan Kabupaten Serdang Bedagai, Minggu (7/6).
Selain menjaga kawasan pesisir pantai lanjut dia, mangrove juga berperan penting dalam penyerapan karbon maupun pelestarian ekosistem kawasan pesisir. Terutama menjaga kawasan pesisir pantai dari abrasi, dan investasi lingkungan untuk generasi masa mendatang di wilayah pesisir Sumatera Utara.
Baca juga: Penimbunan Solar Subsidi di Babel Terungkap
“Pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan harus berjalan beriringan guna mendukung target pembangunan rendah karbon dan pembangunan berkelanjutan,”katanya.
Menurut dia, lingkungan yang terjaga akan berdampak pada meningkatnya kualitas hidup masyarakat Sumut sendiri.
Tahun ini ditargetkan penanaman mangrove seluas 27 hektare, masing-masing di Kepulauan Nias 12 hektare dan di Kabupaten Serdang Bedagai 15 hektare.
Selain itu, Pemprov Sumut juga telah menerbitkan Surat Edaran Gubernur Nomor 600.11/2472/2026 tentang Pelaksanaan Gerakan Indonesia Asri di Sumatera Utara.
“Melalui surat edaran ini, 33 kabupaten/kota se-Sumatera telah melaksanakan kegiatan gotong royong rutin melibatkan ASN, pelajar, mahasiswa, masyarakat, dunia usaha, serta organisasi kemasyarakatan,”ujar Sulaiman.(net)
















