PRABUMULIH,KRSUMSEL.COM -Pemerintah Kota Prabumulih menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi dan perlindungan konsumen.
Hal ini ditegaskan saat Plt. Asisten II Setda Kota Prabumulih, H. Matnur Latif, ST., MM., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 secara virtual bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI,Selasa (19/5/2026).
Rakor yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Prof. Dr. Tito Karnavian, ini tidak hanya berfokus pada angka inflasi, tetapi juga membedah sejumlah isu strategis yang berdampak langsung pada masyarakat. Tiga poin krusial yang menjadi sorotan utama adalah:Optimalisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik.
Pengetatan pengawasan obat dan makanan.
Akselerasi sosialisasi penyelenggaraan jaminan produk halal.
Menjaga Dapur Tetap Ngebul, Menjamin Produk Tetap Aman
Dalam arahannya, Kemendagri menggarisbawahi bahwa pengendalian inflasi tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Diperlukan sinergi yang kokoh antara pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok agar tetap terjangkau oleh masyarakat.
Baca juga: Jasad Pekerja Pipa Tambak Udang Ditemukan SAR Lanal Babel
Namun, mengendalikan harga saja tidak cukup. Kualitas produk yang dikonsumsi masyarakat juga menjadi prioritas. Melalui pemanfaatan DAK Non-Fisik Pengawasan Obat dan Makanan, pemerintah daerah didorong untuk meningkatkan taji pengawasan terhadap peredaran komoditas di pasar.
”Langkah ini krusial untuk memastikan bahwa barang yang dikonsumsi masyarakat tidak hanya murah dan stabil secara harga, tetapi juga aman dari zat berbahaya,” tulis komitmen jajaran lintas sektor yang hadir.
Selain pengawasan mutu, agenda besar yang diusung dalam rakor kali ini adalah masifikasi jaminan produk halal. Pemkot Prabumulih diharapkan dapat menjadi motor penggerak bagi para pelaku usaha, khususnya sektor UMKM, untuk segera mengurus sertifikasi halal.
Langkah ini dinilai strategis karena memiliki dampak ganda (multiplier effect):
Bagi Pelaku Usaha: Meningkatkan daya saing dan nilai jual produk lokal di pasar yang lebih luas.Bagi Konsumen: Memberikan rasa aman, nyaman, dan kepastian hukum saat mengonsumsi produk.Kolaborasi Lintas Sektor demi Stabilitas Daerah
Menanggapi arahan pusat, Pemerintah Kota Prabumulih menyatakan siap memperkuat benteng koordinasi lintas sektor demi menjaga stabilitas ekonomi makro dan mikro di bumi Seinggok Sepemunyian.
Keseriusan ini terlihat dari hadirnya jajaran komplit dalam rakor virtual tersebut. Mulai dari perwakilan Polres Prabumulih, Badan Pusat Statistik (BPS), Inspektorat, Bappeda, Disperkim, hingga sejumlah dinas teknis seperti Dinas Kesehatan, DPMPTSP, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian, serta Bagian Perekonomian Setda Kota Prabumulih.
Dengan kolaborasi yang solid ini, Pemkot Prabumulih optimistis mampu menekan laju inflasi sekaligus menciptakan iklim usaha yang sehat dan aman bagi seluruh warganya.(Roy)

















