Satu JCH Aceh Gagal Berangkat karena Patah Tangan

oleh

Banda Aceh, KRsumsel.com Salah seorang jamaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Aceh Barat bernama Rohani binti Syamaun Sulaiman yang masuk dalam kelompok terbang (Kloter) tiga batal berangkat karena sakit atau mengalami patah tangan dua hari sebelum keberangkatan.

“Ada satu jamaah kita yang ditunda berangkat yang memang ditundanya dari daerah, kondisinya patah tangan karena terjatuh,”kata Kasubbag Humas Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh Darwin di Banda Aceh, Jumat (8/5).

Dirinya menjelaskan, batalnya Rohani berangkat ini membuat Kloter ketiga hanya menerbangkan 392 JCH (sebelumnya 393), yang bersangkutan tidak sempat digantikan karena waktunya sudah mepet.

“Sekitar dua hari lalu pemberitahuan itu, sehingga kita tidak bisa menggantikan, maka total Kloter BTJ-03 sebanyak 392 orang,”ujarnya.

Baca juga: RS Siloam Raih Sertifikasi Internasional Penanganan Stroke 

Sebagai informasi, JCH Kloter tiga berasal dari Kabupaten Aceh Barat, Aceh Utara dan Kota Langsa. Mereka dijadwalkan terbang ke tanah suci pada Jumat (8/5) sekitar pukul 03.40 WIB melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar dan mendarat di Bandara King Abdulaziz Jeddah.

Darwin menjelaskan, Rohani sendiri dipastikan gagal berangkat tahun ini, karena dibatalkan sejak di daerah, sehingga tidak bisa dipindahkan ke Kloter lainnya. Kecuali yang bersangkutan sakit saat sudah berada di Asrama Haji.

“Tunda ini permanen tahun ini, karena tundanya di kabupaten. Kalau sakitnya di Asrama Haji, kemungkinan itu bisa berubah-ubah. Jika memang masih ada kuota didepan akan kita masukkan, tapi ini sejak di daerah ditunda,”katanya.

Dalam kesempatan ini, dirinya menjelaskan untuk jamaah calon haji Aceh yang berada di Arab Saudi sebanyak 786 orang dari dua Kloter keberangkatan. Mereka tersebar di Madinah 393 dan Makkah 393 orang.

“Alhamdulillah Kloter satu sudah tiba di Madinah dan Kloter dua di Makkah. Semuanya dalam kondisi sehat walafiat,”demikian Darwin menjelaskan.(net)