Banjir Lumpuhkan Aktivitas Enam Sekolah di Nagan Raya

oleh

Nagan Raya, KRsumsel.com – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh memastikan enam sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kecamatan Tadu Raya kabupaten setempat hingga Jumat (8/5) siang masih lumpuh, akibat terjangan banjir yang melanda kawasan ini pada Kamis (7/5).

“Untuk sementara enam sekolah yang berada di lokasi bencana alam banjir belum bisa melanjutkan aktivitas belajar, karena masih dilakukan pembersihan yang dilakukan oleh guru dan pegawai,”kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya Aceh Zulkifli di Nagan Raya, Jumat (8/5).

Adapun keenam sekolah yang saat ini belum bisa melaksanakan aktivitas belajar tersebut adalah SMPN 7 Kuala Kecamatan Tadu Raya, SDN Alue Bata Kecamatan Tadu Raya, SDN Tarong Ijo Kecamatan Tadu Raya, SDN Tadu Ateuh Kecamatan Tadu Raya, SDN Gunong Geulugo Kecamatan Tadu Raya, serta SDN Pante Cermen, Kecamatan Seunagan.

Zulkifli mengatakan, sebagian besar SD dan SMP di Nagan Raya yang tidak bisa melaksanakan aktivitas belajar, rata-rata terendam air dengan ketinggian air berkisar antara 30-80 sentimeter.

Baca juga: Menteri PKP: KPR 40 Tahun Ringankan Angsuran Masyarakat

Akibatnya, sebagian besar ruang belajar terendam air dan menyisakan lumpur di dalam ruangan, sehingga harus dilakukan pembersihan oleh masing-masing sekolah.

Zulkifli menjelaskan, pihaknya mengambil kebijakan meliburkan siswa sebagai langkah antisipasi mengingat kondisi sekolah masih terendam lumpur, sehingga berisiko membahayakan para murid.

Pihaknya terus memantau perkembangan di lapangan serta berkoordinasi dengan kepala sekolah masing-masing.

“Kami mengimbau para orang tua untuk tetap waspada dan mengawasi anak-anak, mengingat kondisi cuaca yang belum menentu. Jika kondisi sekolah dinyatakan aman serta bersih dari lumpur sisa banjir, barulah aktivitas belajar akan kembali normal,”pungkasnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nagan Raya, Aceh, masih melakukan pendataan dan siaga di titik-titik lokasi banjir guna mengantisipasi luapan air yang lebih besar jika hujan kembali turun.(net)