Berantas Rokok Polos, Ketua DPRD Prabumulih Desak Aksi Nyata Aparat

oleh

PRABUMULIH,KRSUMSEL.COM -Peredaran rokok ilegal atau tanpa pita cukai di wilayah Kota Prabumulih kini menjadi sorotan tajam legislatif. Ketua DPRD Kota Prabumulih, H. Deni Victoria, S.H., M.Si., mendesak instansi terkait untuk mengambil langkah konkret dan tegas guna membersihkan “Kota Nanas” dari produk ilegal tersebut,Jumat (24/04/26).

Dalam keterangannya Deni menegaskan bahwa keberadaan rokok ilegal bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan ancaman serius bagi stabilitas ekonomi, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Deni menilai, maraknya rokok tanpa cukai menciptakan ketimpangan pasar yang merugikan para pelaku usaha resmi yang taat aturan dan perizinan. Selain itu, kebocoran penerimaan negara dari sektor cukai menjadi kerugian besar bagi pembiayaan pembangunan.

Baca juga: Dianiaya Tetangga, Pria di Palembang Lapor Polisi 

“Kami dari DPRD Prabumulih siap mendukung penuh aparat penegak hukum (APH) dan dinas terkait dalam melakukan penindakan tegas terhadap peredaran rokok ilegal,” tegas Deni Victoria.

Dorong Sinergi Lintas Sektoral

Politisi ini meminta pihak Bea Cukai, Kepolisian, dan Satpol PP untuk memperketat pengawasan di titik-titik distribusi. Ia tidak ingin Prabumulih menjadi pasar empuk bagi peredaran barang yang merugikan negara tersebut.

Selain aspek penegakan hukum (law enforcement), Deni juga menggarisbawahi pentingnya edukasi ke akar rumput. Menurutnya, masyarakat perlu memahami risiko hukum dan dampak ekonomi jika terus mengonsumsi atau mengedarkan rokok ilegal.

Poin Utama Dukungan DPRD:

Penguatan Pengawasan: Mendorong patroli dan razia rutin oleh Bea Cukai dan APH.

Optimalisasi PAD: Memastikan penerimaan negara dari sektor cukai kembali maksimal untuk pembangunan daerah.

Sosialisasi Masif: Mengajak pemerintah daerah memberikan edukasi kepada pedagang kecil dan konsumen mengenai ciri-ciri rokok ilegal.

“DPRD siap mengawal kebijakan pemerintah daerah demi terciptanya ketertiban. Kami berharap sinergi antara pemerintah, aparat, dan kesadaran masyarakat dapat menekan angka peredaran rokok ilegal secara efektif di kota kita,” pungkasnya.(Roy)