Jakarta, Krsumsel.com – Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI Jusuf Kalla atau yang akrab disapa JK mendatangi langsung Gedung Bareskrim Polri Jakarta untuk melaporkan kasus dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran berita hoaks.
JK datang di Gedung Bareskrim Polri Jakarta, Rabu pukul 11.00 WIB. JK yang mengenakan kemeja berwarna biru muda, tampak didampingi kuasa hukumnya, Abdul Haji Talaohu. “Mau melapor,”katanya singkat seraya masuk ke Gedung Bareskrim.
Sementara itu, kuasa hukum JK, Abdul Haji Talaohu mengatakan laporan itu diajukan JK terhadap ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar.
Baca juga: Pemkab Muratara Selenggarakan Musrenbang RKPD Tahun 2027
Sebelumnya pada Senin (6/8), Abdul Haji Talaohu selaku kuasa hukum JK mendatangi Bareskrim Polri untuk melaporkan Rismon Hasiholan Sianipar dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap kliennya yang dituding mendanai Roy Suryo dan kawan-kawan terkait keaslian ijazah Presiden Ke-7 RI Joko Widodo.
Abdul mengatakan, JK melaporkan dugaan pencemaran nama baik atas tuduhan Rismon Hasiholan Sianipar dan beberapa nama yang diduga menyebarkan berita bohong melalui platform YouTube.
Ia menegaskan, pihaknya menganggap laporan tersebut secara serius karena tuduhan Rismon kepada JK yang diduga telah menyerahkan uang sebesar Rp5 miliar kepada pihak Roy Suryo.
“Dia mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang salah satunya menyebutkan bahwa di balik gerakan mempersoalkan ijazah Pak Jokowi, ada pejabat elite dan di situ beliau menyebutkan Pak JK menyerahkan duit kepada Roy dan kawan-kawan sebesar Rp5 miliar dan beliau menyaksikan,”ucapnya.
Pasal yang dilaporkan adalah pasal pencemaran nama baik, yakni Pasal 439 jo. Pasal 441 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP baru serta Pasal 27A jo. Pasal 45 UU ITE.(net)
















