Polisi Tangani Kasus Pengemudi Ojol di Setiabudi Diduga Dianiaya Rekannya

oleh

Jakarta, Krsumsel.com – Polres Metro Jakarta Selatan mendalami kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan pengemudi ojek online (Ojol) terhadap rekannya di stasiun penukaran baterai motor listrik kawasan Karet Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan.

“Korban telah datang ke Polsek Setiabudi dan telah membuat Laporan Polisi dugaan penganiayaan,”kata Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (2/6).

Joko mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dan masih mendalami lebih lanjut kasus tersebut. Perkara itu kini ditangani unit Reskrim Polsek Setiabudi. Terkait keterlibatan sesama pengemudi, pihaknya juga masih memastikan kasus itu.

“Masih didalami,”ucapnya. Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram @jabodetabek24info, seorang pengemudi motor listrik mengaku menjadi korban dugaan pemukulan saat hendak melakukan penukaran baterai di sebuah stasiun (swap station) kawasan Karet Pedurenan Jakarta Selatan.

Baca juga: Maknai Hari Lahir Pancasila, PGK OKI Bangun Kebersamaan Antar Kader

Peristiwa tersebut bermula ketika korban datang untuk melakukan penukaran baterai, namun dihadang oleh seorang oknum pengemudi Ojol yang melarangnya menggunakan layanan dengan alasan operasional sudah tutup.

Korban kemudian mencoba memastikan kondisi di lokasi dengan melihat ke dalam area. Saat itu, ia mengaku melihat seseorang sedang tertidur di dalam ruangan yang diduga memiliki hubungan dengan oknum pengemudi yang menghalanginya.

Karena sedang membawa penumpang dan tidak ingin memperpanjang persoalan, korban memutuskan untuk meninggalkan lokasi tanpa melakukan penukaran baterai. Namun saat hendak pergi, korban justru kembali dihadang hingga berujung pada dugaan aksi pemukulan.

Akibat insiden itu, penumpang yang berada bersama korban dilaporkan sempat melarikan diri karena merasa takut melihat keributan yang terjadi.(net)