Indralaya, Krsumsel.com – Pihak Kepolisian memastikan, bahwa sosok mayat yang ditemukan mengapung di aliran sungai Rantau Panjang, Desa sejangko 1, Ogan Ilir, adalah sopir speedboat.
Menurut identitas mayat yang ditemukan mengapung tersebut, adalah Iwan bin Jaguk, 30 tahun, asal Desa Semuntul Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Hal ini diungkapkan oleh Kapolsek Tanjung Raja, AKP Zahirin, hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Ogan Ilir.
“Ditambah kan juga, adik kandung korban juga telah melihat langsung di lokasi penemuan, dan dapat mengenali bahwa benar mayat tersebut adalah kakaknya,” katanya, Senin, (23/03).
Baca juga:Parkir Liar di Seluruh Pantai di Bengkulu Ditertibkan
Masih menurut Zahirin, mayat mengapung tersebut pertama kali ditemukan oleh Wahyu, warga setempat, saat sedang berada di atas Jembatan penghubung Sejangko-Sungai Rotan atau Jerambah Setan.
“Saksi melihat adanya sesosok mayat yang mengapung di Sungai Ogan, melihat hal tersebut saksi langsung berinisiatif terjun ke sungai dan menyeret mayat ke tepian,” tuturnya.
Saksi pun kemudian langsung menyampaikan peristiwa tersebut ke Pemerintahan Desa Sejangko I dan pihak Polsek Tanjung Raja.
Sekitar pukul 12.30 WIB, mayat dibawa ke Puskesmas Tanjung Raja dan dilakukan pemeriksaan oleh Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Ogan Ilir yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim, AKP Mukhlis.
“Dari hasil pemeriksaan tubuh korban, tidak ditemukan adanya bekas luka-luka dampak dari kekerasan,” jelasnya.
Adapun penanganan korban dari tepian sungai, dilakukan oleh Tim Gabung yang terdiri dari Polsek Tanjung Raja, Basarnas Sumsel, Polair dan Dokkes Polres OKI, Polsek Pedamaran serta Babinsa Pedamaran.
Sebagaimana diketahui, pada 21 Maret 2026 lalu, terjadi kecelakaan speedboat di aliran sungai Desa Sukaraja, Pedamaran, OKI. Speedboat itu dikemudikan oleh Iwan, 30 tahun, asal Semuntul Kabupaten Banyuasin.
Saat tiba di lokasi kejadian, speedboat yang berpenumpang tiga orang tersebut mengalami kecelakaan tunggal, setelah sebelumnya masuk ke dalam hole atau pusaran air, Tim SAR Gabungan pun telah melaksanakan operasi pencarian, terhadap seorang korban tenggelam akibat kecelakaan speedboat tersebut.(rul)














