KRSUMSEL.COM, Banyuasin – Polres Banyuasin dibawah kepemimpinan AKBP Ruri Prastowo menggelar acara panen jagung perdana di lahan seluas 3,5 hektar, Rabu (14/5).
Kegiatan ini bagian dari program penanaman jagung di lahan seluas 68 hektar dan tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Banyuasin. Serta sebagai upaya mendukung ketahanan pangan nasional.
Diketahui, jagung yang dipanen kali ini ditanam pada (21/1) yang lalu, dengan menggunakan bibit unggul jenis hibrida F1 Pioneer.
Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo mengungkapkan bahwa, dalam proses menanam hingga panen tentunya tidaklah mudah. “Cuaca yang tidak menentu dan banjir sempat menjadi tantangan. Namun, berkat kerja keras semua pihak. Kami berhasil memanen sekitar 15 ton dari 3,5 hektar lahan ini,” umgkap Ruri.
Ruri mengapresiasi dukungan dari Dinas Pertanian, Mitra perkebunan dan stakeholder yang terlibat dalam program itu.
“Ini adalah bukti sinergi multipihak untuk kepentingan bangsa,” katanya.
Lanjutnya, dimana program penanaman jagung yang dilakukan Polres Banyuasin. Tentunya telah sejalan dengan instruksi Presiden RI yang menugaskan Polri sebagai penggerak penanaman jagung.
“Upaya ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. “Untuk NKRI, kami all out. Tidak ada kata setengah-setengah,” tegas Ruri.
Ruri berharap, program ini dapat memperkuat swasembada pangan dan mengurangi impor. Serta menjaga stabilitas ekonomi di tengah tantangan global.
“Kedepan, kami (Polres Banyuasin) akan terus memperluas area tanam dan mengoptimalkan pendampingan kepada petani. Hasil panen jagung tidak hanya menjadi kontribusi nyata bagi negara. Akan tetapi menjadi inspirasi bagi daerah lain, untuk bergerak secara bersama mewujudkan kemandirian pangan, ” pungkasnya.(Yan)


















