Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Kecil Dinas Koperasi dan UKM Kota Medan Anwar Syarif memandang Kesawan City Walk sebagai tempat promosi dan pengembangan UMKM lokal.
KCW merupakan langkah strategis Pemkot untuk mewujudkan apa yang disebut “Kesawan Creative Belt” (Sabuk Kreatif Kesawan), “the Kitchen of Asia” (Dapur Asia), serta pemeliharaan dan rekonstruksi warisan sejarah, katanya.
Sabuk kreatif Kesawan itu memiliki empat fokus, yakni pusat kreasi, pasar artisan, seni publik, dan pencitraan kota, katanya. (Anjas)













