Kapal Kejari Mati Mesin di Wakatobi Dari Pemeriksaan Barang Bukti

oleh
Screenshot_2021-11-20-08-20-08-13_40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12

“Setelah itu pulang lagi ke Wanci tapi di pertengahan jalan di Perairan Kaledupa saya ditelpon katanya itu kapal mati mesin, pulangnya itu sekitar pukul 12.05 WITA,” jelas dia.

Ali mengatakan dirinya menerima laporan bahwa nahkoda kapal yang memuat enam orang tersebut pingsan. Ia kemudian diminta agar segera melaporkan kejadian itu kepada Basarnas.

“Katanya nahkodanya itu awalnya pingsan, sama mati mesin terus disuruh minta tolong bantuan ke Basarnas, setelah itu saya ke Basarnas,” jelas dia.

Sebelumnya, Basarnas Kendari melalui Pos SAR Wakatobi melakukan evakuasi terhadap enam orang penumpang kapal cepat milik Kejari Wakatobi yang mengalami mati mesin di Perairan Kaledupa.

Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi mengatakan menerima informasi kejadian tersebut pada Jumat (19/11) pukul 13.00 WITA seorang pegawai Kejari bernama Ali Mardan.

Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 13.15 WITA Tim Penyelamat Pos SAR Wakatobi diberangkatkan menuju lokasi kejadian kecelakaan (LKK) dengan menggunakan perahu karet untuk memberikan bantuan SAR.