Napi Lapas Boalemo Gorontalo Praktik Manasik Haji

oleh

Gorontalo, Krsumsel.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo mempraktikkan manasik haji bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau narapidana (Napi)..

Kepala Lapas Kelas IIB Boalemo Agus Risdianto di Gorontalo, Selasa (26/5) mengatakan, program pembinaan keagamaan tersebut bertujuan memperkuat jiwa spiritual WBP selama menjalani masa pidana.

“Program ini merupakan bentuk dari komitmen Lapas Kelas IIB Boalemo dalam menghadirkan pembinaan kepribadian berbasis keagamaan bagi warga binaan,”kata dia.

Ia mengatakan, meski berada di dalam Lapas, WBP beragama Islam tetap berhak mendapatkan pembinaan rohani dan merasakan pengalaman pembelajaran ibadah.

Baca juga: Presiden Berikan Delapan Sapi Kurban Jumbo untuk Bangka Belitung

Tujuan kegiatan itu, agar Lapas Kelas IIB Boalemo dapat menghadirkan suasana yang mampu memperkuat keimanan, sekaligus membangun semangat perubahan diri bagi setiap warga binaan.

Kegiatan tersebut dipandu langsung petugas Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Boalemo.

Dalam pelaksanaannya, WBP diberikan materi tentang pemahaman mengenai tata cara pelaksanaan rukun Islam kelima, yaitu mulai dari niat, ihram, tawaf, sa’i, hingga wukuf.

WBP nampak antusias mengikuti setiap tahapan materi yang diberikan, bahkan ada juga yang bersyukur karena baru mengetahui tahapan haji setelah mengikuti kegiatan tersebut.

Ia mengatakan, hal yang perlu ditekankan dari kegiatan tersebut adalah esensi yang bukan sekadar pemahaman teknis ibadah, melainkan ilmu pengetahuan tentang keikhlasan, kesabaran dan kedekatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Besar harapan kami melalui pelatihan ini, WBP bisa memiliki bekal pengetahuan yang cukup mengenai ibadah haji, sehingga ketika kembali ke masyarakat nanti, telah memiliki dorongan kuat untuk menyempurnakan ibadah serta menerapkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari,”katanya.(net)