Ketua National Paralympic Committee (NPC) Kaltim Suharyanto mengaku bersyukur atas kebijakan Pemerintah Provinsi Kaltim yang memberikan porsi yang sama dengan atlet PON.
Suharyanto mengungkapkan hal itu tentu saja menjadi pemacu semangat bagi para atlit untuk berjuang semaksimal mungkin meraih prestasi terbaik pada even berikutnya.
Menurut Suharyanto dengan persiapan minim tetapi para atlit mampu menunjukkan prestasi terbaiknya di Peparnas. Dengan raihan 5 medali emas, 14 perak dan 11 perunggu, menempatkan Kaltim di posisi 15 dari 34 provinsi se Indonesia.
“Tidak ada pemusatan latihan, hanya dalam waktu dua minggu langsung berangkat ke Papua. Alhamdulillah kita berada di peringkat 15, meskipun persiapan minim. Terima kasih atas dukungan seluruh pihak, Pemprov Kaltim melalui Dispora hingga masyarakat,” ungkapnya.
Diketahui hingga saat ini belum diketahui besaran bonus yang akan diberikan Pemerintah Provinsi Kaltim untuk atlet PON baik peraih emas, perak maupun perunggu.
Pada PON sebelumnya di Jawa Barat, Pemprov Kaltim memberikan bonus senilai Rp 200 juta untuk peraih emas.(Anjas)













