Kendaraan water canon atau meriam air yang dioperasikan Brimob sejatinya adalah untuk pengendalian massa aksi yang sedang kacau, atau untuk memecah kerumunan massa agar tidak terkumpul dan menciptakan kerawanan.
Dalam kebakaran yang terjadi 17 Juni lampau di Kampung Baru Ulu, Balikpapan Barat, mobil meriam air ini ikut beraksi memadamkan api bersama unit-unit pemadam kebakaran Kota Balikpapan.
Dengan kapasitas tangki air hingga 10 ribu liter, mobil water canon bisa menyemprotkan air selama hampir 10 menit sebelum airnya habis. Dalam penanganan kebakaran, seringkali kebakaran berhasil dicegah meluas dan membesar dalam 10 menit awal peristiwa.
Brimob juga terlibat dalam operasi SAR korban yang tertimbun tanah, seperti korban gempa bumi dan tanah longsor. Brimob terlibat anjing-anjing pelacak untuk membantu evakuasi korban.
“Kami punya anjing yang punya kemampuan melacak orang yang terkubur atau tersembunyi di bawah tanah,” kata Dansat John Huntal. Anjing-anjing tersebut berada di dalam kesatuan K9 dan piawai melacak dan menemukan narkoba, atau bahkan bahan peledak.(Anjas)













