KRSumsel.com, OKI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Kali ini, BAZNAS OKI berhasil meraih penghargaan BAZNAS PP ATM Award 2026 atas kontribusinya dalam mendukung percepatan penanggulangan dan pengendalian penyakit menular, khususnya AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Pertemuan dan Lokakarya Nasional Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES) di Ballroom Harris Hotel & Convention Festival Citylink, Bandung, Selasa (3/11/2026).
Ketua BAZNAS OKI, Pipin SJ, hadir secara langsung menerima penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi BAZNAS OKI untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan peran BAZNAS dalam membantu masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu yang membutuhkan dukungan dalam pemulihan kesehatan. Kami ingin memastikan dana zakat tidak hanya membantu kebutuhan ekonomi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Pipin SJ.
Ia menjelaskan, keberhasilan BAZNAS OKI meraih penghargaan tingkat nasional tersebut tidak terlepas dari berbagai program yang dijalankan secara tepat sasaran dan berkelanjutan.
Baca juga: KPK Panggil Direktur Agung Sedayu Group Sebagai Saksi Kasus Haniv
Salah satunya melalui pemberian bantuan kebutuhan harian dan pemenuhan gizi berupa sembako kepada pasien dari kalangan fakir miskin yang tengah menjalani pengobatan penyakit menular, terutama TBC dan AIDS.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi pasien beserta keluarganya, sehingga mereka dapat lebih fokus menjalani pengobatan dan tidak terkendala persoalan kebutuhan sehari-hari.
“Jangan sampai masyarakat yang sedang berjuang untuk sembuh justru terbebani persoalan ekonomi. Karena itu, BAZNAS hadir memberikan dukungan agar pasien tetap bisa menjalani pengobatan dengan baik,” ungkapnya.
Selain bantuan kebutuhan pokok, BAZNAS OKI juga menjalankan program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) melalui perbaikan rumah tidak layak huni menjadi hunian yang lebih sehat.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung pencegahan penularan penyakit, khususnya TBC, dengan memperhatikan kondisi tempat tinggal dan sanitasi keluarga prasejahtera.
Pipin menambahkan, berbagai program tersebut juga didukung kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten OKI dan Dinas Kesehatan OKI.
Dalam kerja sama tersebut, Dinas Kesehatan melakukan upaya deteksi dini melalui skrining menggunakan alat Portable X-Ray bantuan Kementerian Kesehatan.
Sementara BAZNAS memberikan dukungan sosial dan ekonomi kepada keluarga pasien selama menjalani proses pengobatan.
“Kolaborasi ini sangat penting. Penanganan penyakit tidak cukup hanya dari sisi medis, tetapi juga perlu didukung kondisi sosial dan ekonomi pasien. Dengan sinergi bersama pemerintah daerah dan Dinas Kesehatan, kita berharap penanganan penyakit menular dapat berjalan lebih optimal,” jelasnya.
Pada ajang ATM Award 2026, ADINKES memberikan penghargaan kepada 40 kepala daerah, 45 ketua BAZNAS kabupaten/kota, serta 20 perusahaan dari seluruh Indonesia.
Penghargaan yang diterima BAZNAS OKI ini sekaligus menjadi pengakuan atas pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, dan sektor kesehatan dalam membangun ketahanan kesehatan masyarakat.
Ke depan, BAZNAS OKI berkomitmen untuk terus memperkuat program-program kemanusiaan dan meningkatkan pemanfaatan dana ZIS agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.(Elisa)














