Dari Masjid ke Hati Warga, Kapolsek Batanghari Leko Eratkan Silaturahmi di Lubuk Cengal!

oleh

KRSUMSEL.COM, MUBA – Dari masjid ke hati warga. Itulah yang dilakukan Kapolsek Batanghari Leko, IPTU Agum Marenra, saat Jumat Keliling ke Masjid Nurul Hikmah, Dusun III Lubuk Cengal, Desa Tanah Abang, Kecamatan Batanghari Leko, Jumat (6/11).

Ia datang bersama Kanit Reskrim IPDA Zulpikri, Ps. Kasium AIPDA M. Azmi Cahyadi, Ps. Kanit Samapta AIPDA Adi Depriadi, dan Bhabinkamtibmas BRIGADIR Rian Dewa Saputra.

Kapolsek tidak datang sebagai pejabat. Ia datang sebagai jemaah. Salat Jumat berjamaah bersama warga, duduk bersama, foto bersama, dan membagikan nasi kotak sebagai bentuk kepedulian Polri.

Silaturahmi itu yang menjadi jembatan untuk menyampaikan pesan kamtibmas. Ada tiga pesan penting yang dititipkan Kapolsek.

Pertama, jaga kesehatan di tengah kabut asap. Pakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

Kedua, jangan membuka lahan dengan cara membakar. Asapnya menyiksa kita semua.

Ketiga, jangan diam jika ada gangguan kamtibmas atau kebakaran lahan. Segera lapor ke Call Center 110 atau Polsek Batanghari Leko.

Kapolsek Batanghari Leko menegaskan Jumat Keliling adalah cara Polri mendekat, bukan menjauh dari warga.

“Jumat Keliling ini cara kami mempererat silaturahmi. Dari masjid, kami masuk ke hati warga. Kami hadir, kami salat bersama, kami dengarkan langsung keluhan warga,” tegas IPTU Agum Marenra kepada kantor berita KRSUMSEL.COM, Jumat (6/11).

Ia juga memberi peringatan soal Karhutla dan kabut asap.

“Jangan sekali-kali membuka lahan dengan cara membakar. Bakar lahan sama dengan bakar kesehatan kita semua. Kalau beraktivitas di luar, pakai masker,” ujarnya.

Kapolsek menutup dengan ajakan untuk sama-sama menjaga lingkungan.

“Kalau ada gangguan kamtibmas atau lihat ada kebakaran lahan, jangan diam. Segera lapor ke Call Center 110 atau langsung ke Polsek Batanghari Leko. Ini wujud nyata kami hadir di tengah-tengah masyarakat,” tutupnya.(Andi Slegar)