KRSUMSEL.COM, MUBA – Bukan operasi besar. Bukan penangkapan. Tapi aksi kecil ini justru paling menyentuh.
Bhabinkamtibmas Desa Sido Mukti AIPDA Hardian, membantu seorang warga lansia yang hendak beribadah di Desa Sido Mukti, Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi Banyuasin, Jumat (6/11).
Lansia tersebut sedikit kesulitan berjalan karena harus memakai tongkat. Langkahnya pelan, tubuhnya gemetar. AIPDA Hardian yang melihat itu langsung sigap membantu, menuntun, memapah hingga membantu lansia tersebut naik ke kendaraan bermotor.
Tidak ada perintah. Tidak ada kamera yang diminta. Yang ada hanya ketulusan seorang Bhabin yang hadir untuk warganya.
Kapolsek Plakat Tinggi IPTU M. Syazilli, menegaskan aksi anggotanya itu adalah wujud nyata Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Inilah tugas Bhabinkamtibmas yang sesungguhnya. Hadir di tengah warga, peduli dengan yang paling lemah, membantu tanpa diminta,” ujar IPTU M. Syazilli kepada kantor berita KRSUMSEL.COM, Jumat (6/11).
Ia menyebut seorang lansia yang ingin beribadah harus dibantu, bukan dibiarkan berjuang sendiri.
“Lansia itu mau ibadah, langkahnya berat karena pakai tongkat. Anggota kami bantu naik motor. Hal kecil, tapi besar nilainya di mata masyarakat,” katanya.
Menurut Kapolsek, Polri yang kuat bukan yang ditakuti, tapi yang dirasakan kehadirannya oleh warga yang paling membutuhkan.
“Kami ingin masyarakat Plakat Tinggi merasa Polri itu dekat. Kalau ada lansia kesulitan, Bhabin harus jadi yang pertama membantu. Jaga warga kita, sayangi lansia kita. Polri hadir untuk melayani dengan hati,” tandasnya.(Andi Slegar)












