Abu Anak Krakatau Capai Bogor, Warga Disarankan Pakai Masker

oleh

Krsumsel.com, Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor Jawa Barat mengimbau masyarakat menggunakan masker setelah sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau terpantau mencapai wilayah Bogor.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika di Cibinong, Minggu (6/9) mengatakan, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan paparan partikel abu vulkanik, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan.

Ia meminta masyarakat tidak panik dan tetap mengikuti perkembangan informasi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau serta sebaran abu vulkanik melalui kanal resmi pemerintah.

“Warga diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah sebagai langkah perlindungan dari paparan partikel abu vulkanik,”kata Ajat.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Tol Palindra, 14 Orang Luka-luka

Sebaran abu vulkanik hingga wilayah Bogor diketahui berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui analisis RGB Citra Satelit Himawari-9 pada Minggu (6/9) pukul 05.00 WIB.

BMKG memantau sebaran abu vulkanik dengan menyinkronkan hasil analisis citra satelit dengan data aktivitas erupsi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) serta Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin.

Berdasarkan hasil observasi satelit, sebaran abu vulkanik teridentifikasi pada dua zona ketinggian dengan arah pergerakan berbeda.

Pada zona permukaan hingga ketinggian 20.000 kaki, abu vulkanik bergerak ke arah timur laut-selatan dan mencakup sebagian wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat serta wilayah perairan di sekitarnya.

Sementara pada zona permukaan hingga ketinggian 50.000 kaki, abu bergerak ke arah barat daya-barat laut dengan cakupan sebagian wilayah Banten, Lampung, Bengkulu Selat Sunda bagian selatan hingga Samudra Hindia di sebelah barat Bengkulu, Lampung, dan Banten.(net)