Hutama Karya Alihkan Akses Masuk Jalan Tol Pekanbaru-Dumai

oleh

Krsumsel.com, Pekanbaru – PT Hutama Karya (Persero) mengalihkan akses masuk Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Provinsi Riau melalui Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai Jumat ini sebagai bagian dari pekerjaan penyambungan dua ruas tol tersebut.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Hamdani menyampaikan, dengan skema tersebut, kendaraan yang sebelumnya memasuki jalan tol melalui Muara Fajar Pekanbaru diarahkan menuju akses baru di Pintu Tol Bypass Pekanbaru.

Pengalihan diperlukan untuk memberikan ruang kerja yang aman bagi pembangunan jembatan overpass di Kilometer 00+200 Jalan Tol Pekanbaru-Dumai atau STA 206+950 Jalan Tol Lingkar Pekanbaru.

Baca juga: Polda Jambi Tetapkan 10 Tersangka Kasus Karhutla

“Hutama Karya telah menyiapkan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi agar perpindahan akses dapat berlangsung tertib. Pengguna jalan diminta mencermati petunjuk arah sejak mendekati kawasan Pintu Tol Pekanbaru karena pola perjalanan akan berbeda dari jalur yang selama ini digunakan,”kata Hamdani dalam keterangannya yang diterima di Pekanbaru, Riau, Jumat (29/8).

Menurutnya, rekayasa lalu lintas tersebut merupakan bagian dari tahapan konstruksi yang dibutuhkan untuk menghubungkan kedua ruas tol, sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan dan pekerja proyek.

Pada masa awal penerapan, perlambatan berpotensi terjadi di sekitar titik pertemuan arus kendaraan. Pengguna jalan diharapkan mengantisipasi tambahan waktu perjalanan, menjaga jarak aman, serta menghindari perpindahan lajur secara mendadak.

Untuk mendukung pelaksanaan rekayasa lalu lintas, Hutama Karya berkoordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau, Dinas Perhubungan Riau, dan pemangku kepentingan terkait. Rambu sementara, papan informasi, traffic cone, water barrier, lampu peringatan, serta petugas pengarah akan ditempatkan pada titik-titik yang diperlukan.

Kondisi lalu lintas lanjutnya, akan dipantau secara berkala dan pengaturan di lapangan dievaluasi sesuai kebutuhan. Hutama Karya juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pengguna jalan selama pekerjaan berlangsung.(net)